Cara jitu diet nasi agar tetap kenyang

Table of Contents

 Pagi ini seperti biasa Herman ke dapur untuk sarapan. Ia mengernyit dahinya ketika membuka magic com.

"Lho dek, kok nasinya sedikit saja?"

"Iya mas, aku sedang diet nasi. Itu nasi khusus untuk mas saja." Jawab Ningsih istrinya sambil membalikkan tempe goreng yang ada di wajan.

"Lho, kenapa diet dek?"

"Kemarin aku ketemu teman sekolah saat SMP mas. Ia bilang aku sekarang tambah gemuk. Baru ketemu sudah ngeselin." Istrinya ngomel.

"Ngga kok dek, kamu ngga gemuk masih biasa saja, tak usahlah diet."

"Aku mau diet nasi mas, soalnya aku cek di timbangan kemarin emang naik 3 kg, sudah mas Herman sarapan saja ya."

Akhirnya Herman terpaksa menurut.

Sore harinya ketika ia mau pulang kantor istrinya menelpon.

"Mas, pulangnya jangan lupa beli martabak telur ya, jangan lupa telornya tiga biar banyak."



"Iya dek.

Jam 5 sore maka Herman pun sampai di rumah. Ia melihat di meja makan banyak makanan seperti sayur kangkung, tempe goreng, ikan bandeng goreng, dan lainnya.

"Mau ada tamu ya dek?"

Ningsih yang sedang menyiapkan minuman teh manis menoleh." Enggak mas, ini buat kita berdua."

"Lho, tapi kok banyak amat, mana ada martabak telur lagi." Kata Herman sambil memberi kan pesanan yayang nya.

"Aku lapar mas, tapi aku kan lagi diet nasi makanya makan ini."

Oohhh, hanya itu kata yang keluar dari mulutnya.

* * *

Esok paginya karena hari libur maka Herman lalu olahraga jogging atau keliling kompleks perumahan bersama Ningsih. Tapi sayangnya hanya Herman yang olahraga lebih lama sedangkan Ningsih baru satu kali keliling sudah menyerah dan pulang padahal komplek nya tidak terlalu besar.

Selesai jogging jam 8 maka lelaki itu pun pulang.

Istrinya sudah menunggu di depan rumah sambil makan gemblong satu piring dan juga es teler.


"Lho, kok makan gemblong dek."

"Kan aku lagi diet nasi mas, makanya ganti gemblong." Kata Ningsih sambil mengunyah gemblong terakhir yang ada di tangannya.

Oh iya, aku lupa.

* * *

Sore harinya mereka jalan-jalan naik motor ke sebuah pasar modern di tengah kota.

Setelah selesai belanja 2 baju yang memakan waktu 2 jam dari 20 toko maka Herman pun mengajak pulang.

"Pulang yuk dek."

"Makan dulu lah mas, soalnya aku lapar."

"Oke, itu kebetulan ada warteg dek, ayok kesana."

"Mas lupa ya, aku kan lagi diet nasi."

Akhirnya Herman hanya pasrah ketika Ningsih mengajak makan bakso Afung. Mungkin karena lapar habis berkeliling maka ia tambah lagi baksonya.


Herman hanya geleng-geleng kepala saja melihat kelakuan istrinya. Diet nasi tapi masih bisa tetap kenyang.

Begitu sampai rumah Ningsih mencoba bajunya.

"Kok bajunya agak seret ya, padahal aku kan sudah diet."

"Ngggg, anu dek, mungkin kamu beli bajunya kekecilan." Jawab Herman biarpun ia sudah duga penyebabnya.

"Masa sih, ini ukuran yang biasa aku beli. Ya udahlah, aku mau ke warung mbok Darmi beli rujak kangkung soalnya aku lagi diet nasi."

Begitu Ningsih keluar, maka Herman langsung membuang timbangan yang ada di dalam rumah.

TAMAT 

1 komentar

Comment Author Avatar
10 Agustus 2026 pukul 08.22 Delete
Wkwkwk... dapat tips diet dari siapa si Ningsih ini... wkwkwk... mantap banget tipsnya... wkwkwk.

Btw kemarin-kemarin blognya diculik makhluk halus ya kok ngga kelihatan?