Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tata cara pengembalian barang saat COD

 


Hujan cukup deras mengguyur sore itu padahal harusnya sudah musim kemarau. Tak ayal hawanya pun agak dingin. Air hujan tampak membasahi segala penjuru bumi, tak terkecuali sebuah warung kopi dibawah pohon waru yang cukup besar.

Warung kopi milik Bu Heni itu sendiri tampak sepi, hanya ada tiga orang yang sedang ngopi atau minum teh panas untuk menghangatkan badan. Sementara air hujan tampak jatuh menetes dari atap rumbia di luar.

"Serius amat kamu Man, emang lagi nonton apa sih." Seru Agus ketika melihat temannya melihat ke layar hapenya terus. Agus bilang sedang menonton karena ia dengar suara bercakap-cakap. Sementara kopi miliknya hanya dibiarkan saja.

Yang ditanya menengok." Ini lho mas Agus, aku lagi nonton video emak emak yang lagi viral karena memarahi kurir saat terima barang."

"Lha, kirain video apaan, ternyata kamu suka juga dengan video seperti itu ya." Ujar Agus sambil mencomot bakwan goreng yang ada di piring.

"Kan lagi viral mas makanya penasaran." Herman ikut mengambil gorengan juga, bedanya pisang goreng." Heran, masih ada emak emak yang seenaknya ngomelin kurir, padahal seharusnya kalo tidak cocok ya tinggal balikin saja ke kurirnya, tidak perlu ngomel apalagi marah-marah dan bilang kurir goblok segala."

"Itu juga masih kurang tepat Her." Satria yang dari tadi melihat saja ikut nimbrung sambil menyeruput teh manis.

"Lha, memang harusnya bagaimana kalo barang COD yang kita terima tidak cocok kang? Kalo ngga balikin sama kurir harus balikin sama siapa dong." Kata Herman penasaran

"Iya, memang harusnya bagaimana kang?" Agus ikutan bertanya juga. Ia agak percaya dengan omongan temannya itu karena setahunya dulu ia pernah bekerja sebagai kurir pengantar barang di salah satu market place yang terkenal walaupun sekarang sudah beralih profesi sebagai karyawan.

Yang ditanya memakan gorengan dulu sampai habis, sementara hujan diluar masih deras. Angin bertiup sehingga pohon waru itu agak bergoyang.

"Nih aku kasih tahu dulu ya. Bagaimana sistem cash on delivery atau COD agar tidak ada kejadian lagi kayak emak emak itu, kasihan kurirnya, kasihan juga emak-emaknya jadi bahan bully-an padahal mungkin tidak tahu, kasihan juga penjualnya karena jika barang nya belum diterima pembeli maka duitnya ya tidak akan cair."

Bu Heni yang sedang menggoreng sambil menguping obrolan pembelinya jadi berhenti dan ikut menyimak, padahal ia belum pernah belanja online.

"Pertama, saat belanja pilih COD itu baca syarat dan ketentuan toko tersebut. Tiap toko berbeda-beda aturannya jadi harus baca dengan teliti, jangan malah beli sambil nonton tivi."

"Kedua, ketika kurir datang mengantarkan barang, maka bayar langsung sesuai nominal sebelum membuka paket nya."

"Lho, kalo langsung bayar, bagaimana nanti kalo barangnya tidak sesuai kang, rugi dong saya." Kata Agus yang kadang sesekali bayar dengan sistem COD.

"Iya betul mas Agus, bagaimana kalau ternyata barang nya tidak sesuai." Herman ikut menimpali.

"Yaelah, belum selesai dijelaskan sudah pada protes. Harusnya dengarkan dulu aku ngomong sampai selesai, baru kalo ada yang tidak jelas baru ditanyakan."

Agus dan Herman jadi nyengir.

"Setelah bayar barulah buka paket tersebut. Jangan lupa rekam video unboxing sebagai barang bukti kalo barangnya tidak sesuai, anggap saja kayak selebgram gitu. Nah jika barangnya tidak maka gunakan fitur pengembalian barang di aplikasi, gunakan rekaman video sebagai bukti."

"Wah, kalo gitu nanti suruh balikin barang, rugi di ongkos kirim nya dong, apalagi kalo harga barangnya hampir sama dengan ongkirnya." Ujar Herman setelah mendengar penjelasannya.

"Tidak kena ongkos kirim kalo misalnya pengembalian barangnya disetujui oleh penjualnya, karena market place dan sellernya nanti yang bayar."

Agus dan Herman akhirnya mengangguk mengerti.

"Tapi, tapi bagaimana kalo sellernya tidak mau menerima barang nya kang?" Tanya Herman lagi masih sedikit belum puas.

"Itulah gunanya video unboxing itu, karena biasanya jika barang salah tapi seller tidak mau menerima balik maka pihak toko online yang akan memutuskan, dengan adanya bukti rekaman maka kita punya bukti kuat dan biasanya kita menang."

"Wah, ada juga seller yang nakal ya kang."

"Ada tapi tidak banyak sih. Kadang ada seller yang kadang nakal mengirim barang tidak sesuai pesanan. Aku pernah pesan baju santai buat istri yang seharga 80 ribu. Eh begitu kurirnya datang kok tagihannya 200 ribu. Tentu saja aku kaget, aku coba cek tokonya benar. Akhirnya karena tidak enak sama kurirnya maka aku bayar. Eh begitu dibuka ternyata baju gamis, pantesan mahal."

"Pasti langsung kamu gunakan fitur pengembalian barang ya kang." Tanya Agus sambil kembali makan gorengan bakwan yang masih hangat.

"Tadinya sih begitu Gus, cuma begitu istriku lihat langsung ia ambil dan tidak boleh dibalikin."

Tentu saja Agus dan Herman jadi tertawa.

"Ngga apa-apa Satria, sekali-kali menyenangkan istri beli baju mahal." Ujar Bu Heni yang dari tadi hanya memperhatikan.

"Tapi, kamu mah masih mending kang Satria, setidaknya istri senang. kalo aku pernah terima barang COD yang malah lebih parah. Aku tidak merasa belanja barang kok tahu-tahu ada kurir datang mengantar paket, katanya buatku. Karena penasaran aku buka isinya, dan ternyata sungguh terlalu."

Tentu saja Agus dan satria jadi tertarik." Memang isinya apa Her?"

"Isinya ternyata obat kuat, padahal kalian tahu sendiri aku masih bujangan, kan sue sekali."

Satria dan Agus tidak dapat menahan tertawanya.

"Mungkin sellernya tahu kamu suka jajan Her." Goda Satria. Yang lain pun jadi tertawa kembali.

Akhirnya setelah hujan reda Agus pun lalu pulang. Setelah sampai rumah ia heran melihat istrinya Nita tampak sedang membuka paket yang agak besar. Tentu saja ia heran karena tidak merasa beli barang di internet, apa mungkin istrinya beli baju lagi ya, tapi kok kotaknya besar.

"Beli paket apa dek?"

Nita yang sedang buka paket jadi kaget." Lha, kirain aku mas beli barang, tadi ada kurir ngantar paket, karena mengira mas Agus belanja ya sudah aku bayar saja. Eh ternyata mas beli speaker aktif ya." Jawabnya setelah membuka paket.

"Lha, untuk apa aku beli speaker dek, suaramu saja itu lebih gede dari speaker." Jawab Agus lalu buru-buru kabur sebelum sendal istrinya melayang.

TAMAT

Agus Warteg
Agus Warteg Hanya seorang blogger biasa

82 komentar untuk "Tata cara pengembalian barang saat COD"

  1. Yang kasian itu bu Heni, semua yang makan gorengan di warungnya ngga ada yang bayar, eh bu Heni apa bu Ijah ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkwkwk lupa, ntar aku betulin. Makasih banyak atas koreksinya mas.πŸ˜„

      Hapus
    2. teliti banget mas her jadi penyelaras akhir atau editor 😜 yak mas agus?

      Hapus
    3. Sama kayak mbul juga teliti.

      Kayaknya kalo mas Herman dan mbul kolaborasi bagus tuh bikin novel.πŸ˜„

      Hapus
    4. Bukan teliti itu cuma kebetulan aja..hihihi

      Hapus
    5. πŸ€£πŸ€£πŸ€£πŸ€£πŸ€£πŸ€£πŸ€£πŸ€£πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†

      Hapus
    6. biasa kalau kolaborasi kan mbul barengnya kalian kalian juga, mas agus, mas herman, kang satria, mas khanif wekekekkekkk...itupun aku paling nubie ndiri kalau kalian kan udah bagus bagus banget kalau bikin cerpen 🀭

      Hapus
    7. Ah bukannya mbul yang paling bagus, soalnya kan udah berguru langsung sama Masta Eny Arrow.πŸ˜†

      Hapus
    8. uda hampir putus asa mas mbul bikin cerpen cerbung, sedikit banget yang support aku, padahal itu salah satu mimpiku sedari dulu, makanya ku pengen akrab dan menyerap ilmu para mastah mantan blogger MWB seperti Mas Agus dan yang lain biar pinter nulis fiksi, tapi tetep aja cerpen mbul masih jelek makanya banyak diskip... hahahhaha...tapi mbul akan tetap belajar biarpun ga ada atau sedikit yang support, maapkan diriku ya temen temen yang lain kalau jadi sering mampir kemari, wkwkwk...

      ni liat aja mbul baca cerpen mas yang sederhana begini aja menurutku menarik dan mudah dipahamin...padahal ceritanya sederhana. Emang mas agus kalau bikin cerpen bagus sih hihihi

      ᕦʕ •α΄₯•Κ”α•€

      Hapus
    9. Tetap semangat mbul, menurutku banyak atau sedikit komentar bukan jadi patokan kalo karyanya bagus atau tidak, jadi kalo pas bikin cerpen yang komentar sedikit jangan patah semangat, lanjutkan saja sampai tiga periode. Eh itu mah tetangga sebelah ya.πŸ˜‚

      Aku juga belum terlalu bagus buat cerpen, jadi jangan minder, tetap semangat.πŸ˜ƒ

      Hapus
    10. makasih ya Mas, Mas Agus emang selalu membesarkan hatiku kalau urusan menulis, hehe...#memang panutan, ga hobi ngebully ataupun ngetawain di belakang :) tapi menuntun buat terus sama sama berkarya.

      iya mas sebenernya kalau dicek statistik yang baca cerpen Mbul sih banyak sampai hampir menyentuh ribuan..tapi ga pada komen...mungkin silent reader aja kali..tapi kuakui cerpen mbul masih kudu banyak diperbaiki di banyak hal sih hahahaha..ntar kapan kapan bikin sampai 3 periode kayak punya tetangga sebelah...siapa tuh tetangga sebelah yang dimaksud,kang satriakah? wkwkwk

      Hapus
    11. Tetap semangat menulis cerpen mbul, soalnya ceritanya bisa jadi inspirasi buatku menulis juga.πŸ˜€

      Nah kan, berarti banyak juga yang baca cerpennya mbul, kalo aku jarang cerpennya sampai 500 yang baca, apalagi sampai 1000. Rata-rata hanya 200-300 visitor, tapi tetap semangat menulis sih, soalnya mau gimana lagi.πŸ˜‚

      Hapus
  2. wkwkwkkw....🀣

    suaranya tinggi melengking yach? Suara 8 oktavnya mariah carey kalah dong sama si Nita?

    owh...kirain dibeliin baju, ternyata speaker aktif ya?

    Hmmb, postingan ini sesungguhnya mengandung tutorial..Cerdas juga mas agus, bikin cerpen tapi ada nilai edukasinya. Edukasi gimana balikin barang cod-an yang ga sesuai deskripsi awal. Ternyata itulah manfaatnya bikin video unboxing ya...kapan-kapan mbul cobain ya, soalnya pernah beli baju di gambar kok kelihatannya bagus banget, setelah tiba di rumah kok kayak baju 35 ribuan huhu...tapi mau mbul balikin ga enak, akhirnya dipake aja walau agak-agak rugi Mas 😌πŸ₯ΊπŸ€­

    haha, ujan ujan gini aku jadi pengen goreng bakwan deh kayaknya enak ya wkwkkw

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kayaknya bukan 8 oktav lagi tapi 800 oktav.πŸ˜†

      Sekali-kali bikin tutorial dengan modus cerpen.πŸ˜„

      Kalo itu mah kayaknya yang beli baju online hampir semua pernah merasakan. aku beli maju di toko oren karena kelihatannya kinclong dan bagus, eh pas datang kok tidak sesuai ekspektasi. Model bajunya sama, cuma kurang kinclong saja.πŸ˜‚

      Hapus
    2. 800 oktaf, bukan cuma speaker aktif sound sistem di konser juga kalah kalau sampai 800 oktaf..hihihi

      Hapus
    3. Kalau suaranya melebihi TOA masjid berarti cocok si Mbul tuh jadi Bilal Masjid, Atau bagian yang berhubungan dengan Informasi Masjid.🀣🀣🀣🀣

      Nggak pernah COD,an Kang jadi kurang tahu.😊😊😊

      Hapus

    4. Berarti taikin biar gede Huu...Jadi 10000 oktaf.🀣🀣🀣🀣

      Hapus
    5. Kayaknya kalo sejuta oktav, mbul nyanyi dari Jakarta bisa kedengaran sampai Bali.😁

      Hapus
    6. Aku juga belum pernah beli cod kang, soalnya ribet. Takutnya barang datang pas duit lagi habis, mau nolak kan ngga enak, tapi mau terima bayarnya pakai daun kali ya.πŸ˜‚

      Hapus
    7. Kang Satria : berarti kalau ada pembagian daging kurban mbul yang pengumuman pake toa ye kang? sueee lu pade hahhaha

      mas herman : wadidaw mbul konser aja ya, konser dangduts hahaha

      mas agus : kalau kedengeran sampai Bali suara mbul ngliwatin samudra dunk... πŸ€­πŸ™„

      Hapus
    8. Berarti suaranya mbul nyamain dengan letusan gunung Krakatau ya.😁

      Hapus
    9. menggelegar duwaaarr 🀭🀭

      Hapus
    10. Itu mah mercon kali.πŸ™„

      Hapus
  3. Tau nggak sih, Kak, aku kira awalnya COD ini fungsinya biar kalau nggak sreg/barang rusak bisa langsung dibalikin ke kurir tau πŸ˜‚ tapi belakangan aku baru tahu kalau COD di marketplace bukan gitu sistemnya wkwkwk
    Dipikiranku bisa langsung retur soalnya biasa kalau orang-orang ajak transaksi COD kan memang fungsinya seperti itu ya, cuman aja ini di marketplace mah sistem CODnya beda πŸ˜‚

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau aku awalnya mengira COD itu sama dgn singkatan dari Copy Darat (kopdar), yaitu ketemu di darat, bayar di darat. πŸ˜…πŸ˜…

      Hapus
    2. 🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣

      Hapus
    3. Sama mbak Lia, aku juga tadinya mengira begitu, kalo barang ngga cocok tinggal lemparin ke kurirnya, setelah diberi tahu satria di warung kopi baru paham.πŸ˜„

      Hapus
    4. Sama kang jaey, aku juga nyangkanya begitu, ketemuan lalu cek barang, cocok bayar, ngga cocok ya ogah.πŸ˜„

      Hapus
  4. Iklan COD hampir dimana-mana. Namun pemahaman orang tentang COD masih dangkal. Selain yang beli mesti paham, kurirnya pun juga mesti hati-hati. Kalo pembeli mau buka barang sebelum bayar, bilang ngga boleh. Soalnya kalo kenapa-kenapa, malah kurir yang disalahin. Tapi kurir ngelarang buka sebelum bayar pun, kadang kurirny juga disalahin sama yang beli tapi belum ngerti, susah memang. Makanya selain iklan COD yang gencar, mestinya market place juga berusaha memahamkan masyarakat tentang bagaimana sistem COD yang benar.

    Saya cuma bisa komentar sih, kenyataannya belum pernah beli barang dengan sistem COD. Soalnya kalo nerima paket saya jarang di tempat.

    Btw, berhubung paketnya sudah dibuka oleh Nita, ngga bisa dibalikan lagi dong ya, kan ngga sempat rekam unboxing.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lha iya, beli barang masa ngga boleh buka, kan harus dilihat dulu, kalo cocok bayar, kalo ngga cocok ya omelin kurirnya, begitu pemahaman orang-orang tentang cod ya Bu guru.πŸ˜†

      Hapus
  5. Iya sempat viral dan konon katanya ada juga yang menganiaya kurir, hihi tapi aku belum pernan nonton.

    Ya begitulah orang Indonesia, emosian masyarakatnya. Seringkali walau mereka tau prosedurnya tetap saja gak mau tau, pokoknya harus marah, itulah kita, kecuali gue, hihi..

    BalasHapus
    Balasan
    1. πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ€£πŸ€£πŸ€£πŸ€£πŸ€£πŸ€£πŸ€£πŸ€£πŸ€£πŸ€£πŸ€£πŸ€£πŸ€£

      Hapus
    2. Iya ya, ada yang lebih viral, bapak-bapak nganiaya kurir karena barangnya tidak sesuai dengan pesanan.πŸ˜‚

      Hapus
    3. mbul kok selalu ketinggalan inpoh yang viral-viral yak hihihi...aduh mbul tuh tinggale di gua jangan jangan ya ...selalu kudet si mbul tuh hahahaha...

      bapak bapak marah marah juga ada? Ya Alloh serem ga sih kalau marah marah cuma gegara pengen viral hihihi

      Hapus
    4. Buka sosmed mbak tiap hari ada aja tuh info2 lewat diberanda, atau gak di chrome itu kan ada juga, baca judulnya doang langsung tau walau ga baca isinya hihi.

      Ciri khas judulnya begini.
      VIRAL! Bla bla bla hihi

      Hapus
    5. Jangan-jangan mbul tiap hari bacanya Eny Arrow terus makanya ngga tahu yang viral.πŸ˜†

      Kalo aku ngga buka sosmed sih, cuma pakai Opera, di halaman depan kan ada berita apa saja yang menarik dan viral.πŸ˜„

      Hapus
    6. husss mas...jangan buka kartu...aku kan cuma baca 1 judul buku doang dari karyanya mastah enny #ehhhh plaaakkk πŸ˜‚πŸ€£

      hahhahaha

      Hapus
    7. aku uda jarang banget buka sosmed selain blog mas agus n mas jaey... lebih seneng baca blog aku hihihi...sesekali baca buku romans hahha, kalau baca berita viral bawaannya sangsi takut kena hoaks hihihi

      Hapus
    8. Ya enggak apa-apa sih, malah bagus itu, soalnya kadang berita yang viral juga belum tentu benar

      Hapus
  6. Mendingan ga usah belanja online kalo ga paham tata caranya atau ga mau mempelajarinya hahahaha :) Anakku yang SMA nih beberapa kali belanja COD tapi sih baik2 aja, ga pake unboxing juga, males dia kayaknya. Kalau aku pilih bayar secara transferan aja sih. Btw aku mah orangnya jarang belanja online. Suka langsung datang ke emol ajalah. Selama pandemi jadi makit irit karena jarang ke emol wkwkwkwkwk. Nanti saatnya tiba juga bakal dibelanjain suami tercinta aamiin :D Hihihihihi.. TFS ya Mas Agus :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Emang kalo ada duitnya enaknya langsung transfer saja ya mbak, ngga ribet dan kalo barang datang tinggal terima saja.πŸ˜ƒ

      Hapus
  7. Saya belum pernah berurusan dengan kurir cod. Terima kasih, Mas Agus.

    BalasHapus
  8. wkwkwkwkwk.... ternyata, itu toko onlen tau kali, kalo istrinya mas Agus punya speaker gede, makanya dikiriminlah speaker yg lbh gede....hahahay...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kayaknya toko online nya punya mata-mata makanya bisa tahu alamatnya Agus, padahal ngga beli ya

      Hapus
    2. jangan2 toko onlennya juga seorg blogger yg sering komen disini loh... waduh.. :D

      Hapus
    3. Waduh, masa ada blogger yang begitu sih.πŸ˜‚

      Hapus
  9. Hahhaa.. tulisan ini mantap sekali.. πŸ˜‚ Ada Cerpen ditengah2 tutorial. Ehh terbalikk.. 😁

    Belum pernah beli barang COD. Soalnya di rumah paling Budek kalau dipanggil ada paket πŸ˜…. Makanya di depan rumah tak tempel kertas cinta buat kurir.. πŸ˜‚

    Nah, bikin video unboxing yg selalu aku lakuin juga saat belanja online. Biar enakk kalau ada apa2 klaimnya. Selama belanja online belum pernah sih Claim. Alhamdulillah selalu puas. 😊 mngkin karena tipe pas beli. Aku lebih utama ngeliat ratingnya dlu..

    Oke udah hampir jam 2 malam. Tak lanjut tidur dlu. Besok sore tak balik lagi buat baca Kejutan Ultah Kang Satria.. 🀣

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah keren pakai video unboxing kayak selebgram mas Bayu.πŸ˜„

      Kalo aku biasanya kalo belanja online tunggu depan rumah, makanya kalo ada kurir datang tahu.😁

      Hapus
  10. Jadi yanh beli speaker siapa mas agus...?wkwkkwk

    Kalau nonton videonya yg viral itu jadi malu sendiri. Ibunya yang marah-marah, aku yang malu. Kok bisa-bisanya bertindak seperti itu...wkwkkwk

    Tutorialnya lengkap mas agus. Aku sih belum pernah beli dg cara cod. Orangnya ga mau ribet. Bahkan kalau beli online, biasanya langsung aku bayar. Belum pernah video unboxing...wkwkwkk

    Pernah beli barang, tanpa chat penjuaknya..tnyata barangnya ga ready. Akhirnya brang ttp dikirim tapi isinya duit pembayaran....wkwkkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tahu tuh, kok sellernya tahu ya alamat Agus, jangan-jangan penjualnya nyewa dukun.πŸ˜‚

      Wah untungnya duitnya dibalikin mas, kalo teman saya malah duitnya hilang, tapi bukan di online shop terkenal sih tapi lewat FB

      Hapus
  11. Tetap saja mau endorse mau promoin sesuatu terselip cerpen yang misterius dan penuh jenaka hehe... Saya sih lebih senang bayar pakai ovo atau transfer. Kalau COD sih jarang. Sukses selalu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memang lebih enak langsung transfer atau bayar pakai ovo ya pak, jadinya tidak ribet.

      Hapus
  12. Selalu cakep kalo nyampein informasi, pengemasan ceritanya juga oke banget sampe bikin ketawa bacanya 😁

    Kasian banget dikerjain seller isinya obat kuat, campur malu kan emosinya πŸ˜†
    Menghibur sekali ini Om ceritanya πŸ˜†

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah kalo bisa menghibur pak guru.πŸ˜„

      Hapus
  13. wahahahahahhahahahahhahahahahhahahahahah
    (ketawaku kepanjangan engga???)
    itu suara kayak loudpeaker toa masjid kalah ya
    apalagi kalau marah

    tapi emang pengembalian COD itu penting buat diketahui biar engga salah paham terus kasian kurirnya huhu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kayaknya suaranya udah nyamain letusan gunung Merapi mas.πŸ˜†

      Hapus
  14. Tips nya ditulis dengan gaya cerpen, jadinya beda.😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mau ditulis cara biasa takutnya ngga bisa menyampaikan nya.πŸ˜‚

      Hapus
  15. Aku pikir kalau pakai cod, kalau barangnya gak cocok bisa langsung dibalikin, Mas. Ternyata cara kerjanya gak gitu ya. Wah, ilmuku di bidang jual beli online masih kurang nih. Wkwkwk.

    Untungnya tiap beli barang online aku selalu puas nih, Mas. Jadi gak pernah marahin kurir. Lagian kasihan kurirnya juga sih kalau kena marah. Lha wong tugas doi cuma nganterin doang. Dia gak tau menahu isi paketnya apaan. πŸ˜‚

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku pikir juga tadinya gitu, kalo misalnya barang enggak cocok ya tinggal lemparin ke kurirnya sambil direkam biar viral.πŸ˜‚

      Berarti mbak Roem cocoknya yang jadi kurir.😁

      Hapus
  16. hahahaha suara istrinya disamakan kayak Toa masjid
    rame betull nih berita emak emak yang marahin kurir kapan hari, aku sampe gedeg bin heran liatnya, ngapain marahnya ke kurir, sampe anak si ibuk juga ikutan marahin, padahal anak harusnya lebih banyak ilmu nya, alias sering internetan juga, masa punya hape ga dipake buat browsing apalah lah
    hahaha aku jadi esmosi

    selama ini belum pernah pilih COD waktu beli online, karena antisipasi kalau aku emang jarang ada di tempat, tambah nyusahin si kurir nanti

    BalasHapus
    Balasan
    1. ga pa pa Mbak Ai...biar kata dikatain toa mesjid..yang penting istrinya tokoh Mas Agus ini cantik dan baik hati

      δΈ‰δΈ‰α••( ᐛ )α•—

      Hapus
    2. Nah lho, kalo suara biasa saja saja kayak toa masjid, mungkin kalo marah kayak letusan bom atom kali ya.πŸ˜‚

      Hapus
    3. kacang atom aja enak πŸ˜œπŸ˜‚

      Hapus
  17. Hahaha baru diomongin sambil makan bakwan, eh begitu pulang justru langsung kejadian yaa... Ibu ku pernah tuh pakai sistem COD, untung engga pernah bermasalah. Kalau sampe ada masalah, bisa mencak-mencak pake suara yang sama besarnya kayak speaker :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kayaknya Agus kena karma, suka ngomongin orang jadinya dapat kiriman speaker misterius.πŸ˜‚

      Hapus
  18. Hahaha itu speaker sebenarnya pesanan saya, kenapa bisa salah alamat ya?πŸ˜πŸ˜πŸ˜‚

    BalasHapus
    Balasan
    1. akhirnya malah buat musikan si nita ya mba tuh speaker salah alamat

      ^___^

      Hapus
    2. Hahaha iya haduh jadi nikin heboh pesananku πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
    3. Hayo mbul, bayar tuh speaker nya, masa mau gratisan saja.πŸ˜‚

      Hapus
  19. Nah itu dia sebenarnya tidak perlu ada masalah lagi terkait sistem COD ini, padahal kalau barang tidak sesuai ataupun salah bisa dikembalikan dengan pergantian barang baru ataupun uang yang sudah dibayarkan + ongkir dikembalikan seluruhnya.. Jadi tidak merepotkan sang kurr yang dibentak-bentak jika barang tidak sesuai, kasian kurirnya padahal cuma nganterin barangnya aja hha.

    BalasHapus
  20. saya kadang nggak tega kalau mau mengembalikan barang

    BalasHapus
  21. kayaknya aku sendiri yang belum pernah beli barang di internet, selain males aku juga gak tau caranya, tapi untunglah disini udah di jelasin ya mas, meski rada ngaco jelasinya :D

    BalasHapus
  22. Wah jadi ngerti juga caranya beli online COD dan suka dukanya para penyedia COD. matur nuwun infonya yang disampaikan dalam bentuk cerita yang keren

    BalasHapus
  23. Jujurnya aku ga pernah cod mas. Biasanya udh lgs bayar pas checkout. Tp tata cara return barang utk cod ini sama kok Ama pembelian BRG yg non cod.

    Kebetulan aku baru aja return barang kemarin. Beli sayur lewat shopee fresh, yakali mereka pake pengiriman biasa. Pas nyampe di aku busuk Lah. Tapi aku selalu dr dulu videoin pas unboxing. JD ada bukti kuat.

    Aku JD rutin videoin paket sejak suami beli rollerskate buat anak lengkap Ama pelindung kaki dan tangan dan helm. Eh yg dikirim pelindung kaki tangan dan helm doang. Rollerskate ya malah ga. Kan kita protes. Sayangnya ga pake video.

    Alot itu komplainnyam sampe sebulan lebih. Tp akhirnya si seller nyerah, dia ganti rugi. Ya memang dia ga ngirim. Sjk itu selalu apke video deh.

    BalasHapus
  24. wkwkwkwkw emosi juga saya bacanya, jadi semacam disindir hiks.
    Saya juga kalau ngomong suaranya keras Mas, saking kuping saya bermasalah sejak anak lahir dulu.

    Anak-anak saya kalau nangis tuh udah kek suara tia di masjid kencang, melengking, sampe telinga saya berdenging, akhirnya makin hari, telinga makin bermasalah pendengarannya, ditambah berjilbab, udah deh makin parah, hahaha.

    Tapi ternyata ada keuntungan juga ya, jadi ga perlu beli speaker.
    Kabooorrrrr :D

    BalasHapus
  25. Oke, jadi harus bersiap dengan video Unboxing ya mas Agus? Tapi saya kira ini artikel tentang informasi cara mengembalikan barang COD yang tidak sesuai pesanan. Eh, taunya cerpen. Eh, tapi ada inforamasinya juga sih. hehe keren. cara penyampaian yang beda mas. Salut!

    BalasHapus
  26. hehehe.... nice story...

    menghibur

    Thank you for sharing

    BalasHapus