Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Belajar ngirit agar tidak bangkrut


Setelah menaruh gerobaknya Agus lalu masuk ke dapur. Ia pulang lebih dulu untuk sarapan baru setelahnya ia keliling lagi ke kampung sebelah. Jadi sehabis subuh biasanya Agus mangkal dulu di sekolah tapi berhubung sekolah diliburkan karena ada Corona jadinya ia mangkal di perempatan jalan saja. Jam 8 biasanya ia pulang dulu untuk makan pagi atau sarapan.

"Masak apa dik Ningsih?" Tanya Agus pada istrinya.

"Masak yang spesial buat sampean mas." Jawabnya sambil tersenyum.

Wah, Agus tentu saja tersanjung. Hidungnya pun mengendus-endus.

"Sepertinya masak ayam nih." Heran juga Agus padahal kemarin ia hanya memberi uang sedikit buat belanja, maklum jualan gerobak ciloknya sepi yang beli, kalah saing sama yang jualan bakso atau tahu bulat keliling. Sebenarnya ia ingin juga jualan cilok pakai Tossa atau mobil pickup bekas agar menjangkau lebih banyak orang sehingga hasilnya lebih banyak, cuma sayangnya ia tidak punya duit untuk membelinya.

"Sop ayam spesial mas."

"Hmm, baunya..."

"Maknyus toh mas. Aku ambilkan ya." Tanpa menunggu jawabannya, Ningsih langsung mengambil piring lalu menuangkan Sup ayam spesial yang langsung dimakan dengan lahap oleh Agus.

Baru beberapa saat makan Agus merasa ada yang tidak beres. Ia mengubek-ubek baskom berisi sop ayam spesial didepannya ini. "Katamu kau masak sup ayam, tapi kok tidak ada ayamnya sama sekali sih, cuma daun seledri, wortel sama kol saja."

"Memang aku tidak pakai ayam mas, tapi pakai kaldu ayam instan. Biarpun ngga ada ayamnya tapi rasanya tetap maknyus kok mas." Sahut Ningsih kalem.

"Lhadalah, ngga perlu ngirit banget seperti itu loh Dik, kan minggu kemarin kamu bilang masih ada uang sisa." Protes Agus.

"Uang minggu kemarin buat simpanan mas, soalnya sebentar lagi kan mau kenaikan kelas, pasti anak minta beli baju, sepatu, buku, dan lain lain. Belum lagi kebutuhan lainnya." 

"Tapi..." Agus masih hendak memprotes tapi sudah dipotong duluan oleh istrinya.

"Aku lagi belajar ngirit lho mas, biar hutang kita tidak menumpuk. Aku ingin jadi perempuan yang visioner, jadinya biar bisa bebas hutang. Jadi dari tanggal muda seperti sekarang sudah harus ngirit."

"Ya, tapi kan ngga perlu ekstrem gini dek." Agus masih tidak rela. Ia yang kerja keras bagai kuda tapi kok makan seadanya.

"Aku kasih tahu deh mas kenapa aku ngirit sekali. Jadi kemarin aku lihat di televisi itu hutang negara sudah sangat banyak sekali. Salah satu yang hutangnya paling banyak itu PLN, sampai 500 triliun lho mas dan itu semua ditanggung negara. Ini kan berbahaya, sama kalo rumah tangga kebanyakan hutang." Kata Ningsih berapi-api.

"Lha terus "

"Sekarang kan apa-apa butuh listrik mas. Lampu butuh listrik, nonton tivi butuh listrik. Bahaya kan kalo sampai PLN bangkrut dan tidak bisa mengalirkan listrik lagi karena banyak utang. Masa mau nyetel tivi harus pakai aki lagi, kan ngga jaman mas."

"Kamu ini cuma nonton tivi saja yang dipikirkan. "

"Lha, aku nonton TV itu ya lihat informasi yang berguna seperti itu." Bantah Ningsih sengit.

"Terus, apa hubungannya sama ngirit tadi."

"Ya, Bu menteri minta agar PLN ngirit biaya operasional perusahaan mas, biar mereka bisa nyicil utang jadinya tidak membebani keuangan negara. Sama seperti kita ini harus ngirit agar rumah tangga selamat."

"Hmmm.." Agus tidak banyak berbicara lagi. Bagaimanapun ia khawatir juga kalo rumah tangganya sampai bangkrut. Mau jual apalagi untuk melunasi hutang, masa jual rumahnya. Lha, nanti dimana mereka tinggal. Biarpun ia bisa tinggal dengan mertua tapi lebih enak tinggal di rumah sendiri bukan.

"Ya udah mas. Habis sarapan mas keliling lagi ya. Aku juga mau beres beres rumah, nyuci baju dan mengajak anak belajar. Jangan lupa pulangnya beli jeruk ya mas, buat vitamin agar daya tahan tubuh terjaga."

Agus tidak banyak cakap lagi. Ia lalu segera keluar. Tidak sampai 15 menit kemudian ia sudah pulang sehingga Ningsih heran.

"Wah kok sudah pulang mas. Apa ada yang borong ciloknya sehingga dapat duit untuk beli jeruk ya?"

"Ngga." Jawab Agus lalu memberikan pesanan istrinya.

"Lho, kok nutri sari mas. Kan tadi aku pesannya buah jeruk."

"Kan sama saja dek Ningsih. Ini juga ada sari jeruknya juga. Katanya kan mau ngirit." Jawab Agus, lalu segera keluar rumah sebelum dilempar sandal sama istrinya.

TAMAT

Catatan: hutang perusahaan listrik negara atau PLN tahun 2020 sudah mencapai 500 triliun. Sebagian besar hutang itu untuk membiayai proyek listrik 30 ribu megawatt sehingga diharapkan jika proyek itu selesai maka tidak ada lagi pemadaman listrik dan listrik bisa dinikmati oleh semua masyarakat Indonesia, bukan hanya di pulau Jawa saja. Sumber dari cnbcindonesia.com.
Agus Warteg
Agus Warteg Hanya seorang blogger yang ingin berbagi pada dunia terutama tentang film dan serial tv, suka nonton film tapi lewat gadget terutama handphone

118 komentar untuk "Belajar ngirit agar tidak bangkrut"

  1. Visioner sekali dik ningsihnya mas wakakakka, kena serangan balasan deh aka counter attack pake nutrisari hahahha

    Tapi aku klo bikin sop sopan juga jarang deng pake ayam, wakakka, mahal juga ayam sekarang, seringe yo podo isine kubis, buncis, wortel, kentang, kasih royko rasa hayaam ahhahahhahah

    Tapi sop tanpa ayam, lauknya harus enak dong misal tempe goreng atau tahu juga jadi lah, biar ga anyep anyep amat kan isi piringnya πŸ˜‚

    #btw kok ningsih jadi istri agus, bukannya kemaren istrinya herman?
    #Memang idup ga banyak utang rasanya tenterem kok, senajan pas2an alias sederhana, asal utang ga banyak, atau tanpa utang sama sekali rasanya lebih damai aja
    #masih ngira-ira ini postingan berbayar dari PLN atau bukan ?
    #kabooorrrr

    BalasHapus
    Balasan
    1. Begitulah, Ningsih terinspirasi dari petuah Bu menteri keuangan agar bisa ngirit, agar tidak bangkrut karena hutang. Tapi ada benarnya juga kan.πŸ˜‚

      Enaknya makan sop memang dikasih tempe mendoan anget anget plus sambel trasi.πŸ˜„

      #anu, tokohnya bebas, terserah pengarangnya wakakakak...🀣
      #soal postingan berbayar ada benarnya juga sih, saya dikasih listrik gratis dari PLN sejak bulan April sampai sekarang, lumayan ngirit 4 bulan ngga bayar listrik blas, duitnya buat beli lauk lainnya, jangan Masako ayam saja.πŸ˜‚

      Hapus
    2. nah nih, kalau komentar di google via laptop bisa ...tapi kalau pake Hp ngga bisa euy...makanya mampir deh sambil ngirit PLN

      Hapus
    3. kok sambel terasi sih
      klo sop aku cocoknya sambel bawang hahahaha

      mantul, sekarang bisa ngejelasin ga semua behind the scene cerpen dijelasin ke permukaan 🀣

      Hapus
    4. @Gustyanita
      Entahlah, apapun makanannya sambelnya tetap sambel terasi kalo istri saya.πŸ˜„

      Eh ngga ding, kadang sambel tomat juga.😁

      Habis berguru sama suhu satria makanya ilmunya nambah.🀣

      Hapus
    5. @Mang lembu
      Wah kok bisa gitu mang, saya komentarnya pakai hape mang. Mungkin hape mamang perlu diganti.πŸ˜„

      Hapus
  2. betul banget, kita memang harus irit dalam penggunaan listrik, enggak harus karna banyak hutang negara, tapi karna memang listrik salah satu yang tidak boleh di boroskan penggunaanya :D

    oh iya, itu istrinya agus pasti ngambek di beliin nutri sari, taoi jangan salah nutri sari juga banyak vitaminya kok :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah tumben mas khanif bijak sekali komentarnya, apa habis salah makan ataukah habis berguru sama ustadz Satria.πŸ˜„

      Aku pernah tanya dokter, sebenarnya minuman seperti nutrisari atau jasjus itu ngga bagus buat kesehatan mas karena ada bahan pengawet katanya. Itu kata dokter satria juga.πŸ˜„

      Hapus
    2. hahaha kalo masalah listrik gw pernah baca dimana gitu, jadi memamg dikatakan sebagai warga indonesia jangan terlalu boros menggunakan listrik.. emm gw rada lupa sih penjelasanya gimana, tapi intinya jangan boros listrik haha :D

      menurut gw sih nutri sari lebih mendingan rasanay dari jazjuz dan es marimas :D

      Hapus
    3. Bukan cuma listrik, duit juga harus diirit biar tanggal tua ngga ngutang.πŸ˜‚

      Ya iyalah, kalo dibandingin sama jeruk asli, nutri sari juga masih lebih enak.

      Hapus
  3. Visioner itu apa ya? (mikir keras)

    Bener-bener dibuatkan sop ayam spesial.. wkwkwk.. kalau di rumah saya sop ayam atau sop sapi tanpa ada daging ayam atau daging sapinya disebutnya sop banci..wkwkwk

    Hutang PLN tahun 2020 sudah mencapai 500 triliun, kalau nanti sampai hari kiamat hutangnya belum lunas lalu di akhirat siapa yang harus bertanggung jawab?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Visioner itu saingannya indovision kalo ya? (Mikir juga.πŸ€”)

      Wah kalo itu saya ngga tahu, coba tanya ustadz Satria aja.πŸ˜„

      Hapus
    2. Visioner itu nama Janda sebelah mas.😊😊 Dan masih saudara sama Hana Hanifah..😊😊😊

      Daahhh gw tinggal boxer dulu yaa..πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Berarti kalau mau kawin lagi biar Irit kudu pie kang...πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
    3. Hana Hanifah itu siapa kang Satria, apa masih saudara sama Hana Tajima? πŸ€”

      Kalo mau kawin lagi biar irit pakai gas melon.πŸ˜‹

      Hapus
    4. Mas satria sepertinya habis salah makan.. hahaha

      Hapus
    5. Kalo ngga salah makan, mungkin habis mangkal.😁

      Hapus
    6. Haaahaaa!! Suueee..😁😁

      Berarti kalau PLN untung dan tidak jadi bangkrut Ningsih dapet bonus dong kang seumur hidup nggak bayar Listrik...πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
    7. Kayaknya sih ngga seumur hidup, cuma tiga bulan saja waktu covid 19.😁

      Hapus
    8. Minta tambah lagi, mas.
      Minimal seperempat hidup..hihihi

      Hapus
    9. Seperempat hidup nyamuk ya? Kalo ngga salah nyamuk itu paling umurnya 12 hari, kalo seperempat berarti cuma tiga hari dong.πŸ˜‚

      Hapus
    10. visioner itu visi ditambah oner,eeeeh apa dah ujug2 minta ditimpuk gw hahahhaha

      Hapus
    11. Nah, oner nya itu yang ngga tahu. Apa oner oner itu sejenis makanan seperti onde onde? πŸ€”

      Hapus
    12. Onde-onde enak tuh apalagi dimakannya hangat-hangat dan di kasih kelapa yang agak banyak wuih mantap banget sensasi gula Jawanya yang lumer di mulut bikin nagih.. yummy

      Hapus
    13. Istrimu diambil Mas Agus, Mas πŸ˜‚

      Hapus
    14. Ini ngomongin oner apa onde onde sih? πŸ€”

      Inspektur jaey ngiri ngga ada istrinya.πŸ˜‚

      Hapus
    15. Tenang, kang Jaey. Nanti juga balik lagi. Tunggu di cerpen berikutnya..hahaha

      Onde-onde, soalnya lebih enak.. hahaha

      Hapus
    16. Udah ada tuh cerpen barunya.πŸ˜„

      Hapus
  4. Istri yang bijak, mudah mudahan dengan cara hemat begini tidak membuat keluarga ini menjadi kurang gizi, apalagi kalo punya anak yang sedang tumbuh, ntar bsa jadi stunting.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga saja ya mbak, boleh ngirit asal jangan pelit.πŸ˜„

      Hapus
    2. Hahaha..ya gapapa lah pelit dikit, maksudnya ngirit..

      Hapus
    3. Pelit sama ngirit itu 11 12 ya kak.πŸ˜„

      Hapus
    4. Sepertinya gitu, saya selalu bilang saya orangnya irit, tapi orang-orang menilai, saya orangnya pelit...hahaha

      Hapus
  5. Salam kenal. Terima kasih sudi singgah ya.
    Zaman sekarang perlu lebih berjimat cermat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal juga kak azhafizah. Betul, apalagi sekarang lagi sulit jadi harus ngirit.πŸ˜„

      Hapus
  6. pintar juga ya mas agus idenya buat balas dengan milih nutrisari aja daripada jeruk asli, hihi... ya sudah mas mbayangkan ayam beneran aja sambil makan sup rasa ayam. pasti lebih berkah, asal jangan ngiler yaa hihihii

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waduh, masa cuma membayangkan makan ayam saja, sekali kali makan ayamnya beneran.πŸ˜‚

      Eh, itu ide guru saya katanya pakai nutri sari saja.😁

      Hapus
  7. Jadi ngidam cilok sama Nutrisari ini mah, kayaknya gurih dan seger.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waduh, cilok dicampur nutri sari kok malah jadi seger.πŸ˜…

      Hapus
    2. Kalau dicampur malah jadi puyeng entar bang. Tapi kemaren alhamdulillah nemu tukang cilok, tapi lupa ga bikin Nutrisari, malah nyeduh kopi.

      Hapus
    3. Padahal enaknya makan cilok itu minumnya nutri sari lho, apalagi kalo panas panas.πŸ˜„

      Hapus
  8. Mo ketawa tapi kok Miris yah.. πŸ˜‚ baca tulisan ini kok kayak ngetawain diri sendiri πŸ€­πŸ˜‚. Masak sop ayam dan Nutrisari nya itu loh Mas Agus, kok sama banget kayak suami saya πŸ˜‚πŸ˜… Dia kan gak doyan sirup jeruk, eh tiba-tiba kemaren beli nutrisari sepack kecil gitu. Kok tumben saya bilang, katanya dia lagi sariawan, buat nambah-nambah vitamin c katanya πŸ˜‚

    BalasHapus
    Balasan
    1. Daripada nutri sari sebenarnya lebih baik beli jeruk aslinya saja mbak, itu lebih manjur mengobati sariawan.πŸ˜„

      Hapus
  9. Halaaah di tempat sy aja masih sering byar pyet kok lampunya mas, kalo mati itu lumayan lama, bisa sampe 4atau 5 jam, alasannya pemeliharaan gardu listrik, jadi harus di gilir pemadaman, dari sy jmn gadis sampe udah tuir gini, pln alias perusahaan lilin negara masih aja tetep kyk gini, apa krn udh over load kapasitas apa gmn yaa...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makanya pemerintah lagi mengadakan proyek listrik 30 ribu megawatt mbak, soalnya selama ini memang Indonesia kekurangan pasokan listrik. Cuma memang masih lama kelarnya tuh proyek, sekitar 2024.πŸ˜„

      Hapus
  10. Wah iya juga nih mas, saya paling sering lupa cabut charger ketika hbis ngecas. cuma hp nya doang yang saya cabut, soalnya kalau baca di internet dan nonton di youtube kalau charger ndak dicabut tetep memakan arus listrik walau dikit..
    .
    btw utangnya biking ngilu banget.. semoga bisa lekas terlunaskan dan fasilitasnya bisa dinikmati disemua kalangan ..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memang sih, kalo ngga dicabut itu charger masih makan arus listrik, jadi harus dicabut ya.😊

      Hapus
    2. Bukan hanya carger, tapi semua yg kecolok hrs dicabut xixixi

      Hapus
    3. Emang selain charger, apalagi sih yang dicolok?

      Oh tangan kalo ngupil juga dicolok ke hidung ya. Memang harus dicabut, bahaya ntar mimisan.πŸ˜…

      Hapus
  11. Masukin cilok aja sebagai ganti ayam πŸ˜†

    Sebetulnya ngirit itu demi keringanan suami juga agar tdk kerja extra nyari tambahan lg.

    Org terkaya di hongkong justru mngajarkan makan telur saja, "kau tdk akan mati hanya krn makan telur terus" katanya, dgn catatan ini utk org usia muda, dia dimasa mudanya begitu dan skrg dia jd org terkaya di HK, ada kisahnya di posting blogku, promo πŸ˜›.

    Klo menurutku kita jg bs berhemat dgn mkn ikan teri, krn protein teri setara dgn daging.

    Soal PLN, Indonesia sebaiknya bisa memanfaatkan Angin, Air, Matahari, sebagai sumber energi listrik, karena persediaan bahan bakar di dunia ini semakin menipis.

    Lebih hemat beli jeruk asli meskipun mgkn sedikit mahal, soalnya jeruk palsu meskipun lbh murah tp mgkn bakal bikin sakit, klo sampai skt bs bahaya krn lbh mahal biaya berobatnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah suhu jaey memang luar biasa, sekarang jadi bijak sekali. Apa habis berguru sama suhu Herman ya? πŸ˜„

      Hapus
    2. Kirain habis salah salah makan makanya jadi bijak, oh ternyata..oke bisa dipahami..hihihi

      Hapus
    3. Iya, aku juga awalnya kaget, takut akunnya inspektur jaey dihack gitu. Kok tumben bijak.πŸ˜…

      Hapus
    4. Wwkkkk .. makan telor terus pengusaha asal Hongkong itu mas Jaey ?.
      Yakiin .. tuh body pengusaha kalo dibuka ... Buanyaak banget bisul tumbuh ada dimana-mana, terus masa tuanya juga rawan kena stroke karena ketinggian kolesterol πŸ˜‚

      Hapus
    5. Kenapa makan telor jadi suka bisulan ya, padahal telor rasanya enak.πŸ˜‚

      Hapus
    6. Karena telor bulat mungkin πŸ˜†

      Hapus
    7. Apa hubungannya sama kiper? πŸ˜‚

      Hapus
  12. Hai Agus, pertama kali main ke blog ini, astaga ini cerita pendeknya kok lucu banget sih! Ketawa tapi ya miris juga mikirin hutang negara, mau sedih tapi kok lucu, apalagi ngebayangin makan sop rasa ayam tapi pake kaldu instan, terus makan jeruk dari Nutrisari hahaha.

    Oh iya nyambung sama komentarnya Khanif dan jawaban Agus, bener Nutrisari ini (meski secara dunia perwarungan itu kastanya sedikit lebih tinggi ketimbang Jasjus atau Marimas), mereka semua sama saja, sama-sama minuman gak ada manfaat selain seger di minum siang-siang wkwk. Ini juga teman saya lulusan ilmu kimia yang bilang, saya jadi manut dweh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai, salam kenal juga kak. Iya kak, iseng buat cerpen dengan tema hutang negara, aneh dan ngaco ya.πŸ˜‚

      Betul sekali, katanya rasa jeruk di nutri sari itu dari bahan buatan, ngga ada jeruknya blas. Makanya kalo ada vitaminnya juga cuma sedikit dibandingkan bahan buatan itu yang lebih banyak bahayanya.

      Hapus
  13. saya salfok sama catatan nya mas haha. negara ini emang banyak hutang karna bunga hutang nya juga besar :D
    tapi negara kita termasuk kuat dalam menghadapi hutang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hutang adalah tradisi, bukan cuma negara, orang orang juga pada ngutang terutama ke warung kalo tanggal tua.πŸ˜‚

      Hapus
  14. Ini ceritanya kok bisa mbulet dari sop ayam yang gak ada ayamnya, lalu ke PLN, terus nyasar ke nutrisari. Eh, tapi untung lho mas Agus beliin nutrisari. Coba kalau belikannya mar*mas, si Ningsih bukannya tambah vitamin malah bisa jadi batuk-batuk tuhπŸ˜‚. Ntar batuk malah dikira kena corona😱😱😱

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebenarnya sama saja mbak, kalo kebanyakan minum nutri sari juga bisa batuk. Yang aman ya beli jeruknya.πŸ˜„

      Hapus
  15. 500 triliun hutangnya 😱?, Syereeem ..

    Ngirit boleh tapi kalo kengiritan ya ndak bagus loh ..., Ntar kalo rumah malam gelap-gelapan terus lama-lama rumah jadi sarang demit πŸ˜‚

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo malam kan bisa pakai lilin mas Hino, sekalian jaga malam buat keliling kampung.πŸ˜‚

      Hapus
    2. Eh iyaah ...
      Yoook gantian saling gilir πŸ€ͺ

      Hapus
    3. Ya udah mas Himawan keliling kampung dulu, biar saya yang jaga lilinnya. Jangan lupa gesek gesek biar dapat banyak.πŸ˜„

      Hapus
  16. Hutang negara memang banyakkkk banget mas, pintar deh mba Ningsih bisa belajar kalau kita perlu berhemat πŸ™ˆ semoga yang pakai uang negara untuk foya-foya juga bisa heymattt πŸ˜‚ *eh* hehehehehe.

    Eniho, soal sop ayam, saya kadang juga makan sop ayam tanpa ayam, mas 🀣 biasanya kalau lagi abroad, saya beli sayur-sayuran untuk sop tanpa ayam ke supermarket lokal ehehehe. Entah karena ragu sama ayamnya atau karena mereka nggak jual ayam tanpa tulang 🀭

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gimana mau berhemat mbak. Negara malah nyuruh pejabatnya pakai uang negara untuk rekreasi, alasannya agar duit itu bisa berputar di masyarakat, misalnya hotel dan pariwisata agar perekonomian bergerak.πŸ˜‚

      Wah, ada ayam tanpa tulang ya. Apa mungkin itu ayam chicken ya? Tapi sop suga enak sebenarnya asal ada lauk lainnya seperti tempe mendoan plus sambel terasi.πŸ˜…

      Hapus
  17. kalau semua ngirit kasihan juga penjual kelilingnya, bisa ga ada yang beli

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar juga ya bang, tapi kalo boros juga duit cepat abis. Sedang sedang saja asyiknya.πŸ˜„

      Hapus
  18. aku bacanya mau ketawa tapi takut dosa :( istri Kak Agus sudah bagus itu pemikirannya, semenjak tanggal muda udah niat mau berhemat supaya bisa menabung, semoga bisa lancar niatnya ya mba Ningsih :D

    oya, lain kali belikan Floridin* aja kak, biar nggak dilempar sendal, harganya beda dikit sama Nutris*ri wkwkw

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin, Alhamdulillah istri saya termasuk suka berhemat sih. Kalo soal masak SOP tanpa ayam ini sebenarnya cuma cerpen sih. Sering masak SOP tapi isinya beli ceker ayam yang lebih murah.🀭

      Eh bener juga ya, tapi floridina kadang gatal di tenggorokan, enaknya jeruk aslinya.πŸ˜‚

      Hapus
    2. Saya kira true story kak πŸ˜‚
      Setidaknya masih pakai ayam beneran ya, nggak kaldu aja 🀭

      Emang yang asli lebih baik sih 🀣

      Hapus
    3. Iya sih, biarpun ceker tapi kan ada ayamnya ya.πŸ˜‹

      Hapus
  19. Saya mau ketawa, tapi gara-gara catatan terakhir malah jadi sedih😞 Masak hutang negara bisa sebanyak itu, ngelunasinya gimana ya? Apa bakal berdampak sama kehidupan rakyat indonesia juga.
    Gara-gara nigsih nih, pakai acara bahas utang PLN, utang negara segala.... Atau gara-gara si agus kasih uang bulananya kurang, jadinya ningsih kudu ngirit, dan karena ngirit ningsih ditanya agus ngapain ngirit? Dan sebagai jawaban nigsih bahas utang PLN.

    Panjang urusannyaπŸ˜‚

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hutang negara malah lebih banyak lagi mbak Astri, sampai 5800 triliun lho, cuma hutang pemerintah sekitar 2500 triliun dan hutang swasta 3300 triliun. Tapi tenang saja, ngga ada yang nagih ke rumah mbak Astria kok.πŸ˜‚

      Hutang negara Amerika malah lebih gede lagi, 762.000 triliun.😱

      Waduh, kenapa aku yang disalahin.πŸ˜‚

      Hapus
    2. Wah.. Mas agus paham bener... Jangan-jangan...
      Kamu tukang cilok yang biasanya mangkal di depan gedung kepresidenan ya
      Hayooo.. Jangan ngaku.

      Kalau sampai ada yang nagih utang negara ke rumah saya, udap pasti itu orang salah jalan, masak ibukota di jakarta nagihnya ke kampung saya. Atau dia cuma modus aja
      WkwkπŸ˜‚

      Hapus
  20. Mantap artikelnya kali ini mengandung kritik sosial, mengkritik utang negara ini, mengkritik soal listrik yang tarifnya naiknya keblinger akibat kebanyakan utang. Aneh juga, yang ngutang siapa, yang nanggung beban pelanggannya. Dan saya yakin, cerita seperti kehidupan Ningsih sampai ngirit segitunya memang sedang terjadi di kehidupan kita saat ini. Yang kaya makin kaya, yang menengah jadi rentan miskin, dan yang miskin tambah miskin. Mereka yang bisanya bikin utang negara tapi ga tanggung jawab membayar utangnya malah memeras rakyat akan dipertanggungjawabkan di akhirat nanti

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kemarin habis blog walking ke blognya pak Vicky yang bahas masalah listrik, makanya langsung aku tulis ceritanya pak.

      Memang sih, ada sebagian yang ngirit agar bisa bayar listrik. Kakak saya sudah beberapa bulan ini ngga nonton tivi agar bayar listriknya kurang pak.

      Hapus
  21. Wkwkwkwk...

    Banyak amat yak utang PLN. Sekarang lagi banyak case yang tagihannya naik drastis pula ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, jangan jangan tagihan listrik mbak Una di Jepang juga naik drastis ya.πŸ˜„

      Hapus
  22. Semoga proyeknya cepet selesai ya, jadi ndak ada pemadaman listrik lagi :).

    BalasHapus
  23. Sup ayam tanpa ayam dibalas dengan Nutrisari ...wkwkwk...
    Aku dulu sering minum nutrisari tapi malah bikin batuk jadi beralih ke buah jeruk asli sekarng.
    Hutang PLN 500 triliun? Apakah itu salah maayarakat sehingga masyarakat disuruh menghemat pemakaian listrik? No way.. aku biasa nonton tv berjam2 sampai ketiduran kadang sampai subuh tv masih nyala...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Agus tidak kalah pintar dari Ningsih ya mbak.πŸ˜‚

      Hutang 500 triliun itu untuk proyek pembangkit listrik 30 ribu megawatt mbak. Itu memang butuh dana yang besar sekali. Negara tidak punya uang sebesar itu jadinya hutang luar negeri.

      Hapus
  24. hahahahaha astaga keluarga ini ya ckckck
    emang bener sih kudu ngirit bin hemat, kalau nggak bisa menikmati buah asli, ya pake extractnya aja. istri yang bener bener cerdas nih mbak ningsih :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah ada yang muji Ningsih, semoga makin hemat ngiritnya.😁

      Hapus
  25. Di saat kaya gini memang harus pinter² ngirit. Menekan pengeluaran yang bisa ditekan agar tak kelimpungan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul sekali bang, kalo ngga ngirit bisa bisa pailit karena ngutang terus ngga bayar.πŸ˜‚

      Hapus
  26. alhamdulillah anaku sukanya nutrisari om, dari pada buah jeruk berati ngirit ya hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memang ngirit sih, tapi aslinya lebih bagus jeruk asli kalo masalah kesehatan.πŸ˜„

      Hapus
  27. Wah aku termasuk hemat listrik karena suka gelap-gelapan. Tinggal sendiri. Kalau malam ya yang nyala lampu meja kamar, itu pun terangnya aku aku atur 50% dan TV.

    Pengen beli itu deh, apa sih namanya lempengan yg pake sinar matahari itu... jadi gak bergantung ke PLN, tapi aku cari tau harganya muahal sekaleeee... haha, tapi kupikir enak itu belinya mungkin mahal tapi kalo udah dipake ya jadi ringan ke biaya listriknya. Eh, bener gak sih aku?? Haha, sotoy nih. Jadi pas oran-orang pada mati lampu, rumahku nyala terang benderang sendiri, hahahah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oh itu namanya solar Cell, memang mahal harganya sampai 25 juta. Tapi jika pemakaian listrik gede, kalo dihitung 7-10 tahun nanti sudah balik modal.

      Memang kelihatannya keren ya kalo orang lain mati lampu kita nyala sendiri lampunya.πŸ˜„

      Hapus
  28. Lhadalah endingnya bisa plot twist gitu ya mas Agus, gak kepikiran aku🀣🀣 Kalau di stand up comedy dibilangnya punchlinenya puooll. Pas bagian debat soal irit ini aku jadinya sambil ngebayangin iklan-iklan pemerintah gitu yang harus irit listrik wkwkwkwπŸ˜‚ Aku kira awalnya mau ngebahas soal tarif PLN yang tiba-tiba naik gitu di beberapa daerah selama pandemi kemarin, ternyata bukan, alias lebih ngeri lg ngeliat utang PLN yang sebesar itu.

    Btw liat kata cilok jadi tiba2 pengen makan cilok.πŸ˜‚

    BalasHapus
    Balasan
    1. Endingnya kalo ngga plot twist ngga seru, makanya dikasih counter attack pakai nutri sari.πŸ˜‚

      Ayo beli cilok mbak, murah kok cuma seribu. Mau pesan pakai Go-Jek juga bisa.πŸ˜„

      Hapus
  29. wahahaha agus sm ningsih bisa aja yaa, masuk akal sih ini wkwkwk. biar irit masak sup ayam nggak ada ayamnya tp pke kaldu ayam sachetan, wkwkw. rasain juga ningsih pesen es jeruk dikasih nutrisari. ahahah
    bner juga sih utang PLN mengerikan :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Begitulah, Agus sama Ningsih itu sama sama menghermankan ya.πŸ˜‚

      Hapus
  30. Jadi, hari ini libur.. Sore kan sepedahan biar kekinian. Hahah pulangnya melipir ke Mamang Cilok bumbu kacang. Smpe rumah solat magrib, terus buka lepy smbil BWan smbil makan cilok.. mampir ke blog ini ehh kebtulann tulisanny berbau cilok.. hahah kebetulankah??

    Visioner sekali yah tulisannya. Kritikannya dikemas dalam bahasa yang aduhai lucunya.. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah kok bisa kebetulan sekali, habis makan cilok terus blog walking adanya artikel cilok.πŸ˜„

      Hapus
  31. Istri yang cerdas hahahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah ada yang memuji Ningsih.😊

      Hapus
  32. Haha... ceritanya sederhana tapi ngena banget. Suaminya ikut-ikutan ngirit dengan kasih nutri sari, bukan jeruk beneran. Walah dalah... Jadi keinget film Sexy Killers, perkara listrik. >,<

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cerita sederhana kadang lebih mengena dari pada cerita yang bertele-tele ya kak.πŸ˜„

      Hapus
  33. laahhh lucunya dibagian akhir cerita, saya kira bakalan jadi cerita sedih hahaha seru juga bacanya sob :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Endingnya memang sengaja dibikin lucu biar ngga spanneng kang harmansyah.😊

      Hapus
  34. Baca cerita ini jadi ingat baca Abunawas. Lucu tapi nyetil. Tidak kasar tapi keras.

    "Dek Ningsih, besok kita makan rendang yah."

    Besoknya bawa Indomie rasa rendang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkwkwk bisa saja ya, makan rendang diganti Indomie rendang.πŸ˜„

      Hapus
  35. Yakin proyeknya main bersih? ehehe kadang masyarakat lebih suka menutup telinga dan menutup mata. Kebanyakan udah pada luntur kepercayaan kepada pemangku kebijakan. But, tetap berdoa semoga negeri kita baik-baik saja.

    Eh btw saya udah lama gak main ke sini, mungkin udah dua mingguan. Libur nulis, libur bw. Sedih sih. Alhamdulillah mau nulis lagilah untuk minggu depan ehehe

    Oiya ini template nya baru kak? Wudih keren nih hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo soal proyek ngarepin bersih mah susah mbak. Jangankan di proyek listrik, proyek lain yang berhubungan dengan agama juga kadang masih di korupsi.πŸ˜‚

      Hapus
  36. bentar, bentar, istrinya kok lucu ya? kuah kaldunya pakai MSG/kaldu instant doang. hehe. jadi ini kesanya satire atau sarkasme ya? saya masih bingung membedakannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo aku menyebutnya satire sih kang.πŸ˜„

      Hapus
  37. Bisa dicoba nih biar makin irit masak sup ayam hanya dengan bumbu kaldu ayam. Aku juga suka Nutrisari tapi nggak sering beli Nutrisari soalnya lebih suka minum air putih aja.

    BalasHapus
  38. boleh pula isterinya masak macam tu? hahahaha

    BalasHapus
  39. wah istrinya mas agus pinter.. tapi ternyata mas agus juga gak kalah pinter.. wkwk..
    tapi kalo minum nutrisari mulu yang ada bukannya sehat malah batuk. hihi.. sesekali beliin lah jeruk beneran.. wkwk

    BalasHapus
  40. astagaaa wakakakakaka, ya ampuunn, saya ngakak subuh-subuh wkwkwkwkw.
    Etdaahhh, ini harusnya jadi sponsored postnya Nutrisari nih, enak banget disebut seperti jeruk asli kan ye :D

    Etapi, noted di bawah itu bikin sedih banget.
    Atuh mah, kenapa pula presidennya itu sukaaaa banget berhutang hiks.
    Apa kabar hidup sederhana asal nggak punya hutang :(

    BalasHapus
  41. Wah, ngomongin soal soto, kalau mau hemat ya bikin soto sayuran aja ya, ga usah pake ayam. Masaknya lebih cepet biar hemat listrik. Kalau pakai ceker ayam malah lebih lama kan kudu mateng dan empuk hahahaha :D

    BalasHapus