Cara agar tidak dipenjara biarpun mencuri kambing


Puasa
Pada suatu hari saat bulan puasa Agus bermain ke rumah temannya Jaey. Mereka teman dekat karena sama sama murid kelas tiga SD negeri bersama Satria. Baik Agus maupun jaey sama sama berpuasa karena disuruh orang tuanya. Ini adalah puasa hari pertama.

Setelah puas bermain kelereng maka Agus pun langsung pulang. Saat ditengah jalan ia melihat tukang es keliling. Agus lalu membelinya dan langsung meminumnya disitu juga.

"Woi Agus, kamu ngga puasa ya?" Teriak jaey.

Agus jadi kaget." Wah iya ya. Kok aku jadi lupa."

Agus lalu membuang minumannya lalu langsung pulang. Jaey jadi heran kenapa Agus langsung pulang, padahal tadi rencananya ia mau ajak temannya itu mancing untuk menunggu waktu berbuka puasa.

Ia pun lalu mengikutinya pulang. Begitu sampai rumahnya ia tambah kaget karena melihat Agus sedang makan.

"Waduh Gus, kenapa kau makan lagi. Padahal kalo tadi lupa minum es itu tidak batal puasanya. Emang kau ngga mau puasa."

"Kata siapa aku ngga puasa. Aku ini mau puasa." Jawabnya sambil tetap mengunyah makanan.

"Terus kenapa kau makan? Itu bisa batal puasanya."

"Kata siapa batal. Ini aku lagi mau sahur."

"Sahur, jam 11 siang begini?" Kata jaey heran.

Agus menghabiskan nasi nya dulu baru ia menjawab." Aku mau tanya nih jaey. Misalnya kamu lagi sembahyang terus kamu kentut. Apakah kamu mau teruskan sembahyang?"

"Ya tidaklah. Saya akan wudhu lagi baru lanjutkan sembahyang."

"Cocok. Ini aku juga lagi sahur lagi karena tadi batal puasanya. Setelah sahur ini baru aku lanjutkan puasanya."

Jago panjat pohon
Jaey adalah anak dari Satria yang sudah terkenal sebagai jago panjat. Ia bisa memanjat pohon apa saja dikampung nya. Mulai dari pohon mangga, pohon durian, sampai pohon kelapa yang susah pun bisa ia taklukkan. Hal ini membuat ia tidak kekurangan uang jajan. Soalnya tiap ia bisa memetik buah ia dikasih upah, baik upah buah maupun duit. Biarpun masih bocah kelas tiga SD tapi kemampuan memanjatnya tidak kalah dari orang dewasa.

Saking jagonya ia memanjat, maka tak pernah ada sejarah ia jatuh dari pohon. Satria tentu saja bangga punya anak sepertinya.

Hingga suatu hari tersiar kabar kalo jaey jatuh dari pohon mangga disamping sekolah. Yang bikin terkejut, pohon mangga itu pohonnya masih kecil, mana sering dijadikan mainan anak-anak lagi. Kok bisa dia yang sudah tersohor sebagai tukang panjat bisa jatuh dari pohon yang tidak terlalu tinggi.

Tangan jaey tampak terkilir. Ia lalu dibawa teman-temannya ke UKS (usaha kesehatan sekolah) untuk diobati. Bu Heni sebagai gurunya tentu saja jadi khawatir.

"Aduh!!." Teriak jaey mengaduh kesakitan ketika Bu Heni mengobati tangannya yang terkilir.

"Bagaimana kau bisa jatuh jaey. Ibu kira kau sudah pandai memanjat." Bu Heni heran karena ia pernah meminta tolong jaey untuk mengambil pohon mangga dirumahnya yang lebih tinggi dan aman saja. Lha ini yang lebih rendah kok ia malah jatuh.

Dengan susah payah jaey pun menjelaskan duduk perkaranya." Jadi begini Bu guru. Tadi aku beli roti sama minuman terus aku naik pohon mangga. Setelah aku makan roti lalu minum minuman itu. Saya lalu ingat iklan tivi semalam jadi aku ikut menirunya."

"Memang semalam kamu lihat iklan apa kok ikut menirunya?"

"Saya melihat orang minum itu. Ia lalu meloncat turun ke jalan dari mobil besar. Aspal jalannya tiba tiba berubah jadi air. Jadi aku ikutan menirunya." Kata jaey sambil menunjuk botol hijau Sprite di sampingnya.

Cara agar tidak dihukum biarpun mencuri kambing
Desa tempat Jaenudin tinggal penduduknya masih banyak yang memelihara kambing. Tak heran kadang ada satu dua pencurian terjadi di desanya.

Kambing milik Satria pun tak luput dari pencurian. Beruntung pencurinya berhasil ditangkap dan diserahkan ke polisi.

Setelah satu bulan mendekam di penjara maka pencuri kambing itupun disidang. Kebetulan saat maling itu sedang disidang ada juga narapidana lainnya yang juga sedang menjalani sidang pencurian. Bedanya ia membawa lari anak perempuan orang.

Hakim akhirnya memutuskan bahwa pencuri kambing itu dihukum dua tahun penjara, sedangkan pencuri yang satunya lagi cuma dihukum dua minggu saja.

Mendengar vonis hakim tersebut, tentu saja maling kambing itu tidak terima.

"Saya tidak terima pak hakim. Mengapa saya dihukum lama dua tahun, sementara dia cuma dua minggu, padahal kita sama sama mencuri. Saya protes, saya tidak terima pokoknya." Katanya sambil menunjuk pencuri disebelahnya.

Hakim itu tersenyum." Saya menghukum dia dua minggu penjara karena ia berjanji akan menikahi anak perempuan itu. Kalo kamu berjanji akan menikahi kambing itu, saya hanya akan hukum kamu dua hari saja."

TAMAT

Bonus: ini cerita horor, mohon yang penakut tidak usah membaca ya.

Suatu hari Satria sedang berkunjung ke rumah saudaranya ditempat yang lumayan jauh. Sudah lama ia tidak bertandang ke sana makanya ia ngobrol lama sampai habis isya. Saudaranya itu sendiri memintanya agar ia tinggal di rumahnya saja malam ini, besok baru pulang.

"Kang Satria, kamu malam ini menginap saja, besok baru pulang ke rumah."

"Waduh ngga bisa. Nanti Rohaya istriku ngambek, anakku jaey juga pasti mencari ku." Katanya mencari alasan. 

"Waduh, tapi kan jauh tempatnya kang, apalagi lewat hutan jati yang kalo malam katanya angker banyak hantunya." Saudaranya masih berusaha menahannya.

"Tenang saja, aku tidak takut setan segala macam."

Akhirnya setelah sholat isya ia lalu pamit pulang. Satria lalu naik motor Honda Supra miliknya yang sudah tua. Walaupun dalam hati ia bilang tidak takut sebenarnya hatinya agak was-was juga, tapi dengan teguhkan hati plus ia ingat segala macam doa pengusir setan dari gurunya maka maju terus. 

Jalan menuju rumahnya memang harus melewati hutan jati yang agak luas. Beberapa kisah hantu seperti penampakan kuntilanak atau makhluk halus tinggi besar penghuni hutan tersebut sudah terkenal di kampungnya.

Mendekati hutan jati itu jalanan sudah jelek dan berbatu membuat pinggangnya sakit karena shockbreaker motornya sudah keras. Sialnya tiba tiba lampu motornya pun mati membuat ia terkejut. Tapi dengan teguhkan tekad berbekal doa dari kyai nya maka ia maju terus.

Jalan di hutan jati itu tidak lurus tapi agak berbelok-belok. Suasana sudah sepi mencekam hanya diterangi sinar bulan yang redup tertutup awan ketika ia sudah masuk hutan. Kiri kanan hanya tampak bayangan pohon yang berjejer rapi seperti pengawal dari alam gaib. Saat tiba di belokan di tengah hutan, Satria sangat terkejut ketika melihat mahluk hitam tinggi besar menghadang di depannya.

Tentu saja Satria segera merapal doa ayat kursi walaupun dengan mulut agak bergetar karena tidak dipungkiri hatinya merasa takut. Sial, makhluk tinggi besar dihadapannya itu tidak mempan diusir dengan ayat kursi. Jangankan lari atau terbakar, bergeming pun tidak.

Satria keluar keringat dingin. Ia segera merapal doa lainnya yang diingatnya dengan hati makin kalut. Entah hatinya yang ragu atau bagaimana, doa itupun kembali tidak mempan. Bayangan hitam itu masih kokoh berdiri didepannya bak batu karang yang tidak tergoyahkan diterjang ombak. Dengan ketakutan akhirnya ia pun berbalik lagi. Ia memacu motornya dengan kencang takut makhluk hitam itu mengejarnya.

Lho kok balik lagi, begitu kata saudaranya heran melihat Satria kembali ke rumahnya. Ingin menginap, jawabnya singkat lalu tanpa menghiraukan adiknya ia langsung masuk kamar. Ia tentu saja heran tapi membiarkan saja kakaknya masuk ke kamarnya.

Keesokan paginya begitu matahari terbit Satria langsung pamit pada saudaranya setelah sarapan. Waktu sarapan walaupun ditanya adiknya kenapa balik lagi ia tetap diam. Malu dong, ia murid kyai Bajuri yang terkenal tidak bisa mengusir setan.

Begitu hendak masuk hutan jati, hati Satria masih sedikit gentar karena ia masih ingat pengalaman semalam. Tapi dengan tekad bahwa tak ada setan yang berani keluar siang hari karena akan terbakar sinar matahari maka ia berani masuk. Saat sudah sampai belokan di tengah hutan ia kembali terkejut dan mulutnya langsung mengucapkan istighfar karena makhluk besar itu masih ada di tempatnya.

"Astaghfirullah, sueee!!!"

Ternyata yang ada didepannya itu adalah sebuah truk besar membawa hasil panen yang sedang mogok, terlihat dari sopir dan keneknya yang sedang membetulkan mesin.

Post a Comment

104 Comments

  1. Kayaknya Agus ini anaknya Satria juga ya, mas hahahaha. Apa jangan-jangan Agus dan Jaey adalah saudara? Soalnya sama-sama jago 'ngeles' ke duanya :))))

    By the way, cerita yang ke dua saya kira Jaey akan bilang kalau dia habis lihat ikan Coco Crunch hahahaha di mana ladang gandum penuh cokelat bla bla :D tapi ternyata Sprite jawabannya hahaha. Ngomong-ngomong kapan hari saya baru saja baca di mana ya lupa, ada anak loncat dari lantai 2 karena berpikir bagaimana rasanya bisa terbang :""D

    Terus penasaran sama cerita ke tiga, si kambing jadi dinikahkan nggak yah? :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masa sih, Agus juga anaknya satria. Tapi mungkin juga karena jago ngelesnya.😁

      Kasihan juga ya, anak anak jadi korban iklan. Terus yang salah siapa ya? πŸ˜‚

      Kayaknya jadi kawin sama kambing tapi satrianya yang kawin.πŸ˜„

      Delete
  2. Haaahaaa Suuueee...Yang jadi pertanyaan siapa nama pencuri kambing itu....Kayanya Agus & Jaey mungkin...Kalau memang ia suit dah....Yang kalah kawin sama kambing...πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kayaknya pencurinya atas saya nih.😁

      Delete
    2. Sepertinya yang bakal kawin sama kambing inih, pas nanti lebaran kurban bakal langsung menduda yah πŸ˜‚

      Delete
    3. Iyaa betul mbak Rini....Calonnya yaa antara Agus & Jaey..🀣🀣🀣

      Delete
    4. Baru calon, atas saya sudah ngelakuin duluan.🀣

      Delete
  3. wkwkwk ikut ilmu puasanya agus malah jadi pusing :V, dia kira hukum puasa di samain kayak mau sholat :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkinkah guru ngajinya Agus itu ustadz Satria ya? πŸ˜‚

      Delete
    2. bisa jadi, guru sama muridnya sama aja wkwkwk

      Delete
    3. Sama sama koplak ya mas.πŸ˜‚

      Delete
  4. Mungkin pas pulang si satria pakai kacamata hitam kali ya masa ngga ngeh kalau yang menghadang di tengah jalan itu truk yang sedang mogok..parah..hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin juga suhu, mungkin juga habis mangkal makanya ngga bisa bedakan truk mogok.πŸ˜‚

      Ceritanya kan tengah malam dalam hutan tanpa ada lampu suhu, jadinya ngga bisa bedakan.πŸ˜‚

      Delete
    2. Plus ditambah rasa takut dan belum makan makanya ngga ngeh kalau yang di depannya itu truk yang mogok..hahaha

      Delete
    3. Mungkin juga dia tahu itu truk mogok tapi sengaja lari biar jadi bahan cerpen. Kan lumayan dapat honor jadinya ngga perlu sering mangkal.πŸ˜‚

      Delete
    4. Nah itu baru alasan yang masuk akal.. hahaha

      Delete
    5. Kasihan, nanti teman mangkalnya si Dahlan jadi kehilangan.πŸ˜‚

      Delete
    6. Suueee...Mending mangkal lah dari pada ngawinin kambing..πŸ˜‚πŸ˜‚

      Delete
    7. Ternyata hobi mangkal juga. Ati ati kang, katanya nanti ada razia.πŸ˜‚

      Delete
  5. Yaelah Agus wkwkwkw
    masa iya lanjutin puasa abis batal wkwk kocak nih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pokoknya lanjut terus sampai Maghrib kang.🀣

      Delete
  6. hahahaha macam-macamlah perangai si Agus ini.... kalau ada di depan saya, mau dipiat telinganya hahahaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waduh, ampun mbak Anies, jangan pitak pala ambo.πŸ˜‚

      Delete
    2. haaa tahu takutttt hahahhaha

      Delete
  7. Feelnya dapet banget yang cerita horrornya ituh Mas Agus, kayak diambil dari pengalaman pribadi, hihihihi...

    ReplyDelete
  8. kalau istilah jaman dulu LKMD (lamar keri meteng disit), yang kejadian puasa itu kok yo podo masa kanak kanaku mas mas, batal yo saur meneh :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. LKMD, baru tahu istilah ini kang. Tapi sekarang sudah biasa kayak gitu ya.πŸ˜‚

      Delete
    2. enggak lah, sekarang lebih susah mau nikah aja data harus lengkap bgt loh saya biasa ngetik ke rantaman itu bolak balik di update juga

      Delete
    3. Oh ternyata susah sekarang ya mas. Repot juga ya sekarang kalo mau nikah.

      Delete
    4. iya lah punya tetangga belakang ni mau nikah bulan kemarin g jadi di undur taun depan hehehe nunggu copid pergi

      Delete
  9. Aduh agus.. Siapa sih yang ngajarin puasaπŸ˜‚ pasti bukan emaknya kan.
    Cerita horor yang terakhir bikin saya inget sama pengalaman saya pas pulang kerja jam 9 malam. Kebetulan jalannya juga lewat alas gitu mas, ada kuburannya juga. Jadi kalau malam lewat situ, saya pasti kebut. Nah waktu itu lagi viral berita begal. Saya kan jadi takut.
    Pas lewat belokan dekat pohon bambu saya lihat banyak lampu merah menyala di tengah jalan, saya deg-deg an dong. Apakah itu begal? Ternyata... Bukan mas. Itu cuma lampu belakang motor yang berjajar di pinggir jalan bukan di tengah jalan. Rasanya plong hati iniπŸ˜‚
    Tapi merinding juga sih, kalau tiba-tiba ada bau bunga melati atau bau kambing. Sumpah langsung pyar di hati...

    ReplyDelete
    Replies

    1. Kayaknya sih mbak Astria yang ngajarin. Iya kan mbak?? πŸ˜‚

      Wah ternyata beneran ada kejadian seperti itu ya. Ada mata merah menyala di tengah hutan, hati jadi deg degan, ternyata lampu belakang motor.πŸ˜‚

      Tapi kok ada wangi bunga melati segala? 😱

      Delete
    2. Mana nih yang baru? Sekian lama aku menunggu....🎢

      Delete
    3. Waduh, menunggu siapa nih mbak Astria.πŸ™„

      Delete
  10. Wah ada humor puasa, jadi berasa bln ramadan πŸ˜‚

    Haha iklan sprit, Om Satrio juga pernah niru iklan permen mentos, pura2 jatuh dpan cwe, xixi

    Kalau sdh takut wlw truk macet juga dikira hantu, itu biasanya terjadi sama motor yg sorot lampu jauhnya macet, hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh iya ya, kang satria juga pernah pura pura jatuh didepan rongdo biar ditolong. Sayangnya jangankan ditolong, dilirik juga ngga.πŸ˜‚

      Lampunya mati semua katanya, jadinya dia ngga tahu kalo dalam truk itu ada cewek bahenol. Kalo tahu dia ngga bakal lari.πŸ˜‚

      Delete
  11. Tapi memang benar lo
    Iklan di televisi itu kadang bikin bahaya juga
    Takutnya ya itu, ada orang yang menirukan gaya atau trik adegannya.
    Penonton tidak tahu jika itu hanyalah sekedar tipuan kamera
    Tu kan, disuruh nikah sama kambing :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul sekali kang Djangkaru, takutnya anak kecil yang masih polos malah meniru. Jadinya kecelakaan kayak si Jaey ini.πŸ˜‚

      Delete
  12. Huahahaha aku ngakak sih bacanya! Kok bisa aja sih nemu ide bikin cerita kayak gini, keren atuh πŸ™ŒπŸ»

    Paling suka sama cerita nomor 1, itu anak polos bangettt! Semoga nggak ada bocah yang baca tulisan ini, takutnya besok-besok kalau puasa, ikutan juga kayak begitu 🀣
    Sahur mulu kapan puasanya wkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sengaja bikin cerpen yang pendek pendek saja, soalnya mau buat yang panjang lagi mentok ide nya.πŸ˜„

      Waduh, kalo anak kecil tidak boleh baca berarti aku ubah jadi cerpen 18+ dong.πŸ˜‚

      Delete
    2. Jangan diubah jadi 18+, mas. Ntar aku gak bisa baca. Maklum, masih di bawah umur.🀣🀣🀣

      Delete
    3. Masa sih dibawah umur? Berarti masih main kelereng dong.😁

      Delete
  13. AHAHAHAHAHAHAHA ya kali kambing dikawinin :v.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo Mike mau pilih yang mana kambingnya? πŸ˜‚

      Buat korban idul Adha maksudnya.🀣

      Delete
    2. hahaha soal hukuman itu, sesungguhnya penjara 2 tahun itu cuma sementara. lah kalau menikah kan jadi terpenjara selamanya eaaaa

      Delete
  14. Mentang-mentang mau idul qurban nih, kambing aja dikawinin. Auto naik harganya yak karang mah. Etapi kambing buat qurban gabole betina ding! Selamat selamat, istrinya aman. Eh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha, entah kenapa posting ini kok pas momen idul Adha ya.πŸ˜‚

      Delete
  15. Baru tahu kalau ada maling kambing. Kalau di kampungku sering banget ada maling ayam atau maling bebek. Malah kadang maling motor. Baca postingan ini malah jadi pengen ternak kambing.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Disini maling banyak mbak. Ada maling kambing, ayam, bahkan kebo dan juga motor. Bahkan anak orang juga kadang di maling atau dibawa lari.πŸ˜‚

      Delete
  16. Bwuahahah hakim sueeeee ...masa nantang kawin sama kambing 🀣.
    Ngga sama kuda lumping sekalian πŸ˜‚?!.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin biar maling nya kapok jadinya disuruh kawin sama kambing mas.πŸ˜‚

      Delete
    2. Hihihi ..
      Pinter juga hakimnya πŸ˜€

      Delete
    3. Siapa dulu guru hakimnya mas, gurunya raja sueee.😁

      Delete
  17. Kambingnya lucu, masih kecil udah jenggotan gitu...

    Cerita yang pertama itu, ironic bener...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ironisnya karena puasa disamakan dengan sholat ya mbak.πŸ˜„

      Delete
    2. Ironisnya. Gaya, cara, logika, dan pola pikir Agus mirip banget dengan petinggi-petinggi Indonesia, apalagi orang-orang PDI. Bahkan kalo ngomong mereka lebih parah lagi dari Agus.
      Yaaa, kalo Agus mah bsa dimengerti, tapi tidak untuk mereka yang hebat dan terpilih. Masa sih mereka mau disamain dengan "kelas" Agus.
      Ssstt, ini tidak ada kaitan dengan politik. ya! Tapi fenomena SOSIAL dan PSIKOLOGI.....ciieee...hahaha

      Delete
    3. Hmmm, aku masih kelas tiga jadinya kurang tahu kalo masalah begitu mbak.πŸ˜„

      Delete
  18. Hehehe,, lumayan untuk hiburan di jam istirahat kantor.
    Tapi enak benar ya, melarikan anak orang, dihukum dua minggu karena berjanji menikahinya. Menang banyak itu orang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aslinya melarikan anak orang hukumannya setahun kang, ini mah buat cerpen saja.πŸ˜‚

      Delete
  19. wkwkw...ngakak ini....cocok jadi script cerita pendek youtube ini mas....btw, salam buat jaey "kutau yang kumau...Spr*te....wkwkw

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kasihan sekali Jaey jadi korban iklan ya kang.πŸ˜‚

      Delete
  20. ampun deehh, lama nggak ke sini, kok isinya komedi semua gini hahahahaha.
    Saya jadi salah fokus dengan cerita bonusnya tuh.

    Jadi ingat waktu kami ke Bali 7 tahun lalu kalau ga salah.
    Kami masuk hutan apa sih namanya yang di dekat Banyuwangi sana, itu persis tengah malam.

    Waktu itu jalanan belum seberapa jadi, lampu jalanan nggak ada.
    Astagaaaa merinding beibeehh..

    Nggak ada satupun yang lewat, di sekeliling hanya gelap dan gelap, nggak ada cahaya sama sekali.
    Untung aja nggak ada mahluk besar menghadang kayak gitu wakakakakak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya biasalah mbak Rey, adminnya lagi hobi bikin cerpen komedi buat menghilangkan pusing akibat pandemi Corona.

      Wah ternyata mbak Rey lebih banyak pengalamannya ya, coba kalo di tengah hutan, motor mogok terus didepan ada bayangan hitam, serem ya. Eh ternyata truk mogok.πŸ˜‚

      Delete
    2. Kak Rey nya belum datang datang, mungkin kesasar ke alas Roban.πŸ˜‚

      Delete
    3. Yang di dekat Banyuwangi sana, nggak tahu alas apa itu namanya.

      Btw, naik motor juga pernah loh, waktu tahun 2009 malah, masih belum sebagus sekarang jalannya.
      Saya dan paksu nekat ke Jogja naik motor dong, pas malam Jumat, pas 1 Suro pulak, emang rada eror kami mah :D

      Terus pas nyampe di alas apa ya yang abis Madiun ke sono itu, astagaaa serem banget.
      Sepi udah jam 1 malam pula.
      Saya sama sekali nggak kepikiran hantu, saya takut rampok, akhirnya minta paksu ngebut ikutin kendaraan lain, eh yang ada mobil-mobil pada kabur, mungkin kami disangka mau rampok wakakakakaka

      Delete
  21. Inspiratif banget nikah sama kambing, malam pertama bisa nyate.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha, langsung dibikin sate kambing ya kang.πŸ˜‚

      Delete
    2. horror juga yak, langsung dijadiin sate, hahahahha

      Delete
    3. Tega nya ya, masa malam pertama langsung jadi sate.πŸ˜‚

      Delete
  22. Yaampun, Mas Agus. Gak pernah kepikiran aku, kalau puasa batal ya sahur lagi aja. Dari kecil sih aku kalau puasa batal, ya batal aja sudah. Kok iya-iya aja cara ngeles nya.🀣🀣🀣

    Sama cerita yang ketiga itu aku kepo. Si maling jadi nikahin kambingnya gak itu? Terus kalau nikah ntar anaknya bentukannya gimana ya, mas? πŸ€­πŸ™ˆ

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya udah, nanti puasa depan kalo batal jam 10 pagi tinggal sahur lagi terus puasa ya mbak.🀭

      Anaknya mungkin mirip dengan kambingnya mbak.πŸ˜‚

      Delete
    2. eh jadi keingat film apa ya, yang ada manusia, kakinya kambing, plus ada tanduk kambingnya :D

      Delete
    3. Film apa itu mbak? Kok baru tahu.πŸ€”

      Delete
  23. wakakkak koplak as always ya mas..
    itu loh gaya agus ngomong uda kayak bukan anak esde kelas 3, jagoooo banget mencari alesan macam judul lagunya band jadul exist

    si jaey terinspirasi iklan nutrisari apa ya, hahah

    yang bonus cerita horrornya kena jebakan deh
    kupikir beneran mahluk yang kalau lewat konon sekitaran bau ketela bakar, ternyata oh ternyata suee juga ya..#itu pulang telat bisa bisa ayank rohaya berpikiran yang tidak tidak ahahahahha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Koplak is always on. Soalnya lagi tanggal tua.πŸ˜‚

      Mungkin agus juga anaknya satria kali ya soalnya jago ngeles juga.πŸ˜‚

      Wah, memang yang bau ketela bakar kalo lewat itu Mr. G apa bukan? 😱

      Delete
    2. Bukannya kalau hantu lewat itu bau kembang gitu ya, kembang di makam, hiiii :D

      Delete
    3. Tergantung mbak, kalo Mr. G katanya bau ketela bakar, kalo bau kembang itu berarti Miss K.πŸ˜‚

      Delete
  24. Gimana ceritanya truk bisa dikira genderuwo siih :p. Kan genderuwo tinggi besar. Lah trus segede2nya juga melebar bntuknyaaa hahahaha...

    Jadi hrs dinikahin dulu kambingnya yaaa, baru bakal dilepas :p. Trima dulu aja lah, yg ptg kan lepas. Masalah ntr gimana, dipikirin ntr hihihi.. ceritamu selalu menghibur :D.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin karena gelap dan karena takut jadinya salah sangka mbak, kan kadang karena takut, bayangan pohon pun dikira hantu.πŸ˜„

      Delete
  25. NYOLONG KAMBING BUAT QURBAN HUKUMNYA APA YA?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kurang tahu kalo itu kang, soalnya ngga bahas masalah Qurban.πŸ˜„

      Delete
  26. ya allah tolong enak banget kalau mau nikahi perempuan yang dicuri buat hukumannya
    wkwkwk aku ngakak pas bagian itu

    hahahahha mungkin bang satria lelah
    kok ya bisa bisanya


    ReplyDelete
    Replies
    1. Waduh, pak guru jangan jangan mau mencuri wanita juga nih.πŸ˜‚

      Biasa, cerpen buat hiburan pak guru.πŸ˜„

      Delete
  27. Pencurinya. mau nggak disuruh kawin sama kambing supaya dikasih keringanan penjaranya cuma 2 hari?

    Kalau hantu syetan dibacain ayat kursi udah pasti hantu syetan kalah. Kalau truk mah nggak mempan ayat kursi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kurang tahu tuh malingnya mau ngga disuruh kawin sama kambing? πŸ˜‚

      Delete
  28. Bahaahaha ngakak donk.. Pagi-pagi donk saya bacanya..
    Pngen ketawa lebar takut digebuk tetangga. Jadi tak cekikikan kecil aja biar disangka kuntilanak.

    Mas Agus tulisannya bagus ih,, Aku iri. Begitu ngalir dengan bahasa yang mudah n simpel..

    Kombinasi antara Agus, Satria dan Jaey menghasilkan cerita yang "Bahh Kocak" kalau kata Enzy mah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tulisannya biasa saja kang, hanya menulis sebisanya saja.πŸ˜„

      Delete
  29. dah pokoknya ramai ada satria agus dan kawan-kawannya he..he,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ramai kalo kami bertiga ya mas Agoes.πŸ˜‚

      Delete
  30. Ini semacam kompilasi cerita gitu ya kak? wkwk paling ngakak sih emang yang maling kambing. Kan gimana ceritanya tuh kalo dia nikah ama kambingπŸ˜‚

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, semacam kompilasi cerita mbak. Beberapa cerita dijadikan satu artikel.😊

      Delete
  31. jadi biar gak dihukum, kudu nikahin kambingnya? wkwkwk..
    sa ae mas agus.. nikahnya harus secara resmi apa boleh nikah siri aja? wkwkwk..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Begitulah mbak Thya, kalo ngga mau dihukum dua tahun penjara maka harus kawin sama kambing nya di KUA...🀣

      Delete
  32. Wah saya jadi penasaran nih sama si Satria, mungkin bisa nih dibikin ilustrasinya XD

    ReplyDelete
  33. hahaha iklan memakan korban
    kayaknya kalo anak kecil imajinasinya bener bener ngikuti apa kata tv
    dulu waktu aku kecil, ada tayangan ultraman, tapi kok untungnya aku nggak terlalu suka dan memang aneh, mahluk gedeeee bisa lebih gede dari tinggi gedung, ga masuk akal
    sampe sekarang kalo adikku liat itu, aku suka heran sendiri, kok iso seneng hahahaha, beda selera mungkin

    yampun agus ini "pinter", tau aja kalo batal biar ga dosa ya makan lagi, dilanjutin lagi, seandainya dulu waktu kecil aku berpikiran begini, bisa nih ditiru :D

    ReplyDelete
  34. Sambil baca sambil ngakak trs ya ampun. Satria anaknya tolong dikondisikan. Wqwq. Jaeyong mirip ayahnya nih. Eh agus juga mirip satria ngeselinnya. Ups
    Ya masa menikah sama kambing :(

    ReplyDelete
  35. wkwkw.. gmn ya klo pencuri kambing mau menikahi kambingnya, hakim pasti bingung

    ReplyDelete
  36. iklan atau acara di televisi, atau Youtube kalau sekarang, memang bisa bahaya buat anak2 ya Mas. Keponakanku juga sering main2 berdasarkan yang dilihatnya. Meskipun sudah agak besar, 9 tahun, tetap harus dikasih penjelasan, apalagi anak cowok mainnya di luar rumah.

    ReplyDelete
  37. Ya allah ngakak banget aku mas, apalagi pas bagian kalo mau nikahin kambing. Hahaha

    ReplyDelete