Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Perselingkuhan Herman dengan teman istrinya


Boleh dibilang Herman adalah lelaki yang beruntung. Dengan wajah ala kadarnya ia berhasil mempersunting Kirana, seorang gadis yang menjadi bunga desa di kampungnya, padahal banyak pemuda lain yang lebih tampan maupun kaya juga melamar Kirana, lha kok malah Herman yang dipilih. Banyak tudingan miring yang dialamatkan kepadanya, dari mulai dari main dukun sampai pelet.

Kirana sendiri selain cantik juga pintar. Ia telaten mengurus rumah dan juga pintar cari uang. Dari jualan baju sama tetangga sampai jualan online lewat internet. Herman sendiri yang gajinya pas-pasan bersyukur memiliki istri yang 'sempurna', selain cantik, pintar masak, juga pintar cari uang. Kurang apalagi coba.

Pernikahan mereka semakin lengkap dengan hadirnya dua anak yang lucu-lucu. Biasanya istri jika sudah punya anak penampilannya agak seadanya, pakai baju kumal dan juga jarang dandan, belum lagi tubuhnya akan melar karena punya anak, tapi lain dengan Kirana, ia tetap tampil cantik dan rajin olahraga sehingga tubuhnya tetap terjaga. Maklum, model untuk jualan baju online ia sendiri sehingga harus memperhatikan penampilan walaupun keuntungan dari penjualan baju hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari.

Tak terasa sudah lewat lima tahun Herman berumahtangga dengan Kirana. Selama ini keadaan baik-baik saja sampai terjadi suatu peristiwa.

Suatu hari seperti biasa Kirana mengajak Herman untuk mengambil baju untuk jualan. Mereka berdua menuju rumah Lastri, supplier baju langganan Kirana.

" Perkenalkan, ini Herman suamiku." Kata Kirana memperkenalkan Herman.

" Oh ini mas Herman toh. Aku Lastri." Serunya sambil mengulurkan tangan.

Entah mengapa Herman jantungnya jadi berdetak begitu melihat Lastri. Padahal dari segi kecantikan, jelas masih ayu Kirana. Tapi dasarnya Herman memang laki-laki tidak tahu diuntung. Ia masih terbayang-bayang wajahnya Lastri. Seperti ada sesuatu didalam dirinya yang membuat Herman tertarik, padahal tubuhnya juga tidak selangsing istrinya. Pokoknya Herman merasa jatuh cinta lagi, cuma bedanya kali ini kepada Lastri.

Akhirnya karena tidak tahan ia lantas bergerilya mencari akun Facebook dan juga Instagram Lastri. Setelah cari sana sini, akhirnya ketemu juga dari sekian ratus orang bernama Lastri. Tentu saja kegiatan itu ia lakukan ditempat kerja.

Setelah dapat, mulailah ia berteman dan melancarkan rayuan gombal. Entah memang mujur atau memang punya ilmu pelet, ternyata Lastri juga menyambut rayuan maut dari Herman, padahal ia juga sudah punya suami.

Awalnya memang hanya lewat chatting, kini justru Herman yang rajin jemput baju jika Kirana hendak belanja. Biar aku saja, kau dirumah mengurus anak, atau alasan lainnya.

Mulai saat itu maka Herman rajin ke rumah Lastri. Untuk mengelabui tetangga, maka biasanya mereka bertemu di suatu tempat yang sudah disepakati, misalnya di alun alun kota atau mungkin juga di depan gedung bioskop. Setelah itu mereka lalu mencari hotel atau penginapan untuk melampiaskan nafsunya.

Tapi hotel atau penginapan butuh biaya. Herman yang hanya punya duit pas-pasan tidak bisa selalu menyewa hotel, mau minta Lastri ya malu. Masa sudah dikasih itu masih minta duit juga. Mau minta Kirana pasti ditanya duitnya buat apa saja, pusing jadinya.

Lastri akhirnya memberikan saran agar Herman datang saja ke rumahnya. Biasanya Bambang suaminya itu suka lembur sehingga sering tidak ada dirumah, nanti kalo suaminya lembur ia akan memberi tahu lewat chatting, tentu saja kalo malam sudah sepi. Rupanya itu alasan Lastri berselingkuh karena tidak dipuaskan oleh suaminya.

Begitulah, mulai saat itu mereka malah menjadikan rumah Lastri sebagai tempat mengumbar nafsu. Kini Herman berdoa agar suaminya Lastri sering lembur sehingga ia bisa sering datang. Kirana tentu saja heran dengan perubahan sikap Herman, tapi jika bertanya maka ia akan kena semprot. Akhirnya ia lebih memilih diam saja.

Sudah berbulan-bulan perselingkuhan mereka jalani, hingga terjadi sebuah peristiwa yang mengubahnya.

Jadi seperti biasa, setelah diberi tahu kalo nanti malam Bambang, suaminya Lastri akan lembur, Herman segera saja SMS pada istrinya kalo nanti ia akan pulang malam, ada pekerjaan di pabrik, begitu alasannya.

Setelah mendapat kode dari selingkuhannya bahwa suaminya telah pergi, Herman segera saja menuju ke rumahnya. Hasrat mereka yang menggebu karena sudah seminggu tidak bertemu. Sayangnya baru mereka pemanasan, tiba-tiba terdengar suara motor parkir didepan rumah.

Herman tentu saja panik, begitu juga dengan Lastri karena ia hafal betul suara motor suaminya. Ia heran kenapa suaminya pulang sekarang, padahal biasanya kalo lembur pulang jam 10.

Benar saja, suara motor itu memang suara motor Bambang suami Lastri. Herman makin panik karena Bambang itu badannya besar dan mukanya garang seperti preman di lampu merah. Buru-buru ia pergi ke belakang dan apesnya ternyata rumah Lastri adalah rumah dengan satu pintu yaitu di depan, tak ada pintu belakang buat kabur.

Beruntung bagi Herman, ternyata Lastri adalah wanita yang cukup cerdas.

Ketika terdengar suara pintu diketuk, segera Lastri memberikan instruksi." Mas Herman, cepat sampean pakai baju, biar mas Bambang aku yang urus."

Herman tentu saja menurut segera memakai bajunya.

Lastri segera menuju ke pintu lalu membukanya. Dilihatnya Bambang ada di depan pintu dengan wajah yang angker.

"Kok sudah pulang mas?" Tanya Lastri sambil mencium tangannya.

"Lembur cuma sebentar saja, order lagi sepi sekarang." Jawab Bambang lantas hendak duduk membuka sepatunya.

"Maaf mas aku belum sempat menyiapkan makan malam karena mengira pulangnya malam. Mas mau tidak belikan nasi goreng di perempatan jalan itu?" Pinta Lastri sambil mencium pipinya.

Bambang tentu saja menurut, sambil tersenyum ia lalu segera keluar kembali membelikan pesanan istrinya.

Herman tentu saja tidak menyia-nyiakan kesempatan itu. Ia segera kabur lalu menyetop seorang tukang ojek untuk segera pulang.

Sepanjang jalan Herman bersyukur walaupun jantungnya masih berdebar kencang, ia merasa beruntung, coba kalo Lastri tidak cerdas. Sudah pasti ia akan dibacok oleh Bambang, minimal bonyok lah digebukin.

Tapi selain bersyukur, Herman juga merasa mangkel. Hasratnya tadi belum terlampiaskan bersama Lastri, karena itu setelah sampai rumah ia akan melampiaskan pada Kirana, istrinya nanti.

Sampai di depan rumah ia agak kaget juga rumahnya yang biasa terang agak gelap tapi ia tetap mengetuk pintu juga.

"Siapa?"

"Ini aku Herman."

Agak lama juga Herman menunggu sampai istrinya keluar, Kirana tampak didepannya. Ia tersenyum manis." Kok sudah pulang mas, aku kira sampai tengah malam."

"Lembur cuma sedikit, order lagi sepi sekarang." Jawab Herman lantas hendak masuk, tapi Kirana mencegahnya didepan pintu.

" Maaf mas aku belum sempat menyiapkan makan malam karena mengira pulangnya malam. Mas mau tidak belikan nasi goreng di perempatan jalan itu?" Kata Kirana sambil mencium pipinya.

TAMAT
Agus Warteg
Agus Warteg Hanya seorang blogger yang ingin berbagi pada dunia terutama tentang film dan serial tv, suka nonton film tapi lewat gadget terutama handphone

118 komentar untuk "Perselingkuhan Herman dengan teman istrinya"

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cerpen yang sangat bagus, reguest tar lain kali bikin lah cerpen islami . Dan? Kalau ada waktu mampir ya ke blogku pengen tanya sesuatu saya. Terima kasih

      Hapus
    2. Ok, segera ke blognya mbak tari

      Hapus
    3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    4. Komentar apa sih tadi? πŸ€”

      Hapus

    5. Ya? Ucapan makasih ku sama mas Agus udah ngasih link blognya mas baik ke aku.

      Hapus
    6. Oh, sama sama mbak.πŸ™

      Hapus
  2. Setelah beberapa detik kirana bilang gitu ke herman, seketika kok kayak pernah denger tuh kata-katanya. Aduh malah balik diselingkuhin wkwkkwk. Dan ternyata kirana malah selingkuh juga sama bambang, klo begitu dunia terasa sempit sih. Sepertinya bambang beli nasi gorengnya lama, eh malah nyangkut dirumah kirana. Eh kok saya malah nambahin story nya sih hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sepertinya bang Robby ada bakat jadi cerpenis juga bang.😊

      Hapus
  3. lah?? plot twist? ahaha..

    -traveler paruh waktu

    BalasHapus
  4. Akankah ada dendam perselingkuhan? Apakah Herman dan Lastri taubat di bulan Ramadan ini? Apakah Bambang akan semakin temperamen, banyak pikiran, akhirnya masuk UGD? Baiknya sih jangan tamat dulu hehe..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin juga pak Vicky. Coba pak Vicky bikin cerpen lanjutannya saja.😊

      Hapus
  5. Kirana nama anak gw woiii jangan dibawa2...😬😬

    Yaa si Herman meski banyak berguru nih masih bisa dikadalin istrinya juga....πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

    BalasHapus
    Balasan
    1. Begitulah, coba bergurunya sama Dahlan, bisa jos nambah banyak istri.😁

      Hapus
  6. Eeehh!.. Mana suhu Herman nih...😌😌

    Apa lagi sibuk gundagulana mikirin Lastri.πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kayak nya suhu Herman lagi gundah mikirin Dahlan, kapan bagi tipsnya buat nambah bini gitu.🀣

      Hapus
  7. Ha..ha.. Mas herman kena karmanya yaπŸ˜‚, yah itulah kalau suka main nggak bener.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Begitulah ternyata karma itu ada ya.🀣

      Hapus
  8. Hahahaha, kapookkk.
    Ternyata istrinya selingkuh ama temen suaminya :D
    Etdah, bisa aja si Mas Agus ini punya ide gini.

    Btw, saya tuh heran bin herman.
    Mengapa ya zaman now laki-laki suka nyari wanita yang pinter cari uang.
    Cantik, pinter, mandiri, telaten dan pinter cari uang.

    Trus situ buat apa Maleehhh hahahahaha.
    Pajangan?

    Kadang memang laki-laki zaman now, minta dikasih air keras trus beneran di pajang di kebun binatang wakakakakaka.
    Gemes juga, udah dapat wanita yang serba bisa, dan cantik, dan segalanya, masih aja terpikir selingkuh, yang diajak selingkuh juga bener-bener dah.

    trus nggak jadi gemes, setelah semuanya selingkuh ternyata hahaha
    Udah dah, terusin hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cari istri yang pintar cari uang biar bisa numpang hidup mbak, jadi kan enak bisa ongkang-ongkang kaki di depan rumah lihat rongdo pada lewat.🀣

      Lha, kok ngga jadi gemas mbak.πŸ˜‚

      Hapus
    2. Kalau punya istri pintar cari uang malah repot, kalau simpan uang di mana aja dicari bisa ketemu.. hihihi

      Hapus
    3. Betul juga ya mas, tumben bener, apa habis minum obat.πŸ˜‚

      Hapus
    4. Habis salah makan..hihihi

      Hapus
  9. wkwkw endingnya jleb banget. Bisa aja nih ngarangnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Endingnya dibisikin sama mas Herman.πŸ˜‚

      Hapus
    2. Herman di sini mas Agus sendiri bukan :D

      Hapus
    3. πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
  10. wah apakah ini kisah pasangan yang tertukar? tolong lanjutannya mas, biar nggak keburu laper itu kirana nunggu nasi goreng

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mbak veran aja yang nganterin nasi goreng buat Kirana.πŸ˜‚

      Hapus
  11. Deg-degkan saya bacanya, nyampe banget feel ceritanya kak. Campur aduk gitu, kesel iya, mau ketawa juga iya, tapi lebih banyak keselnya sihπŸ˜‚

    Nah lho kalo suami udah bersikap tidak seperti biasanya, patut dicurigakan nih. Apalagi kalo alasannya lembur, nah satgas 456 perlu mawas diri hahah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Keselnya karena apa mbak? Apa karena mas Herman selingkuh? Jewer aja telinga nya kalo begitu.πŸ˜‚

      Hapus
    2. Haha kalo bisa dijewer, saya jewer itu herman. Ngeselin banget yaj, eh tapi. istrinya malah sama pulaπŸ˜‚πŸ€£

      Hapus
    3. Mungkin istrinya kesal kali, dikira Herman aja yang bisa selingkuh, dia juga bisa, begitu kali mikirnya.πŸ˜‚

      Hapus
  12. Sangat-sangat menghermankan kok ending-nya bisa seperti itu ngga keduga sama sekali, aneh..oh ya gimana kabarnya Lastri sekarang, mas?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lastri katanya masih nunggu Herman di depan rumah Bambang.πŸ˜‚

      Hapus
    2. Waduh.. hahaha
      Sekali-kali tokoh Herman dibuat bahagia napa di cerita yang romantis. (biar dia bingung bikin cerita romantis paling jadinya cerita horor..hihihi)

      Hapus
    3. Lha itukan bahagia mas, punya bini cantik plus selingkuhan pula.🀣

      Hapus
    4. Bener juga tapi boleh dong request cerpen yang lain yang ending-nya bahagia dan bacanya juga ngga bikin deg-degan..hihihi

      Hapus
    5. Oh, misalnya pangeran Herman dan putri Desy itu bertemu di sebuah pesta lalu mereka saling jatuh cinta. Mereka akhirnya memutuskan menikah dan bahagia hidup selama-lamanya di istana.

      Seperti itu ya? πŸ€”

      Hapus
    6. Itu mah terlalu dongeng, mas. Yang sedikit real dong dan tokoh wanitanya jangan Desy kasihan si Budi kecil...hihihi..oh ya gimana kabarnya si Budi kecil, apa dia sudah lupa sama blognya?

      Hapus
    7. Herman adalah bos dari perusahaan teknologi informasi di Indonesia, ia bertemu dengan seorang wanita cantik bernama Jamila yang merupakan anak seorang pengusaha besar di Indonesia. Mereka akhirnya memutuskan untuk menikah karena saling jatuh cinta. Perusahaan miliknya lalu menjadi besar, salah satu yang terkaya dan mereka hidup bahagia selamanya.

      Apa kira-kira seperti ini? πŸ€”

      Budi sepertinya udah lupa sama blognya.πŸ˜‚

      Hapus
    8. Bolehlah seperti itu walau terlihat seperti sinetron di tv tapi tokoh wanitanya jangan Jamila dong. Herman - Jamila, pincang banget dibacanya. Ganti alysa atau yang keren dikit dong.

      Padahal Budi blognya banyak kok bisa lupa, gimana kalau blognya cuma satu?

      Hapus
    9. Ganti nama darwijem atau painem gitu ya nama cewek nya? πŸ€”

      Hapus
    10. Herman & Hani lagi jadi serasi...😊😊

      H & H πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
    11. Boleh juga tuh usul mas satria tapi Hani-nya ditulis Hanny..cakep kan.. hihihi

      Hapus
    12. Ada kan lagu dewa 19 judulnya kirana.

      Kirana jamah aku jamahlah rinduku, dgn nana kudamba kirana, kasih ku memohon nana, kuingin rasakan cintamu.. πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
  13. Herman emang heboh, untung aja Kirana juga pinter..hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama sama pintar selingkuh ya mbak.πŸ˜‚

      Hapus
  14. wkwkwk ternyata istrinya hermah juga selingkuh ? wkwk belum tentu juga sih ya, hanya mas agus yang tau :D

    btw gw baca cerita selungkuhan gini jadi baper..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ab masa mas khanif ngga tahu, atau jangan jangan yang didalam mas ya? πŸ˜‚

      Lagi puasa emang bikin laper mas.😁

      Hapus
    2. apaa, lemper? enak tuh memang di bulan puasa gini wkwk :D

      Hapus
  15. Tinggalin jejak aja aaaaaah. Soalnya gak berani baca yang temanya selingkuh-selingkuh gini. Takut jadi baper.πŸ˜‚

    BalasHapus
  16. Ehm.... Gimana yaaa, no koment ajalah.....ini pan hanya cerpen aja toh?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah kok no komen aja, apa jangan-jangan...πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
    2. Padahal ini bukan cerpen tapi cerita dahulu kala di galaksi yang jauh di sana..hihihi

      Hapus
    3. Galaxy Andromeda share ya mas namanya.🀣

      Hapus
    4. Sepertinya..hahaha
      Kenapa nyambung ke nama blog?

      Hapus
    5. Oh itu nama blog, kirain aku nama galaxy nun jauh disana mas.😁

      Hapus
    6. Emang jauh mas, jauh dari pengunjung. Pengunjung blog-nya ngga mau beranjak dari ratusan ke ribuan padahal udah gencar promosi sampai ditulis di tembok tetangga segala..hihihi

      Hapus
    7. Blog ini juga belum pernah dapat pengunjung seribu biarpun rajin BlogWalking mas.πŸ˜‚

      Tapi syukuri saja sih biarpun cuma ratusan, 500 perhari juga jarang, paling kalo habis update saja. Biasanya cuma 200-300 aja.😊

      Hapus
    8. Cuma mau ngerasain aja gimana rasanya kalau sampai seribu kalau udah ngerasain kan bisa langsung berkhayal Tempus sampai sejuta.. hihihi

      Hapus
    9. Kontek kang satria minta di Jing Ling, nanti bukan cuma seribu, 100 ribu per hari juga bisa.😁

      Hapus
    10. Sudah oke banget itu sih, mas. Apa daya aku yang pengunjungnya gak pernah tembus 100 perhari. Apakah aku harus berguru ke para mastah. 😭😭😭

      Hapus
    11. Betul mbak, harus banyak berguru sama mastah Agus dan jangan lupa bawa teh sama gulanya..hihihi

      Hapus
  17. wakakak.. ternyata herman diselingkuhin juga mas..?

    bacanya sampe deg-degan aku.. berharap si herman ketauan sama bambang gitu.. haha..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lebih asik dan seru si Herman ketauan sama Bambang, genre cerpennya jadi cerpen actiom..hihihi

      Hapus
    2. Ayo mas bikin cerpen genre action, kalo yang nulis mas Kal El pasti seru.😊

      Hapus
    3. Waduh... hahaha
      Di mana letak serunya yang ada cerpennya bakal ngga ada jalan ceritanya.. hihihi

      Hapus
  18. Interupsi bentaran πŸ–• .. , itu Herman & Lastri ngelakuin pemanasan ..., eheum maksudnya lagi .. pemanasan apa yaπŸ€”πŸ§ ?.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya semacam push up 59 kali mas, habis itu lari di tempat 100x biar badan ngga kaku, itu namanya pemanasan.😁

      Hapus
    2. Ihh asik yaaa ...
      Menginspirasi banget 🀩
      Pemanasan push-up berduaan ...

      Aku juga mau aaakh πŸ˜„

      Hapus
    3. Habis lari di tempat 100 kali masih dilanjutkan dengan memutar lengan, bahu dan lainnya buat pemanasan mas.πŸ˜‚

      Hapus
  19. Apakah cerita ini aslinya bergenre horror ? πŸ˜… endingnya serem banget πŸ˜‚

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya serem memang, harusnya dikasih peringatan ya, yang punya penyakit jantung jangan baca.πŸ˜‚

      Hapus
  20. Haha, plot twist. Jangan-jangan Herman nanti hidupnya bakal looping kaya di film-film Stephen King :p Selingkuh alasan apapun tetap gak baik. Menurutku cuma orang pengecut yang selingkuh. Life should be as easy as kalau gak cinta jangan dilanjutkan, jangan main belakang. Cheers! :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Looping itu apa mbak, apa semacam kartu perdana simpati loop? πŸ€”

      Betul sekali mbak, jika memang sudah tidak saling percaya sebaiknya pisah, tapi anak nanti jadi korban.πŸ˜‚

      Hapus
  21. Aaaa gubrak
    Jebule Kirana podooo waeeee πŸ˜‚

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ngga apa-apa, biar impas kali, begitu kali mikirnya.πŸ˜‚

      Hapus
  22. Ada-ada saja :)))) senjata makan tuan dong ini ceritanyah hahaha. Mas Agus dapat inspirasi dari mana coba buat cerita perselingkuhan seperti ini :"""DD hati-hati nanti mba Sarilah baca ~ ehehehehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dapat inspirasi dari berbagai macam peristiwa mbak Eno.πŸ˜‚

      Mbak sarilah ngga suka baca, sukanya nonton drama saja mbak.😊

      Hapus
    2. Hahaha, masnya pengamat berbagai macam peristiwa rupanya :)))

      Eniho, saya kemarin kirim buku novel Mitch Albom (entah mas Agus sudah punya atau belum bukunya) pas sekalian belanja buku buat teman-teman lainnya. Karena saya ingat mas Agus pernah bilang suka baca novel, kebetulan novel ini rekomendasi dari teman baik saya hehehe.

      Semoga suka, dan selamat membaca ~

      Hapus
    3. Duh, makasih banyak mbak atas bukunya. Semoga novelnya berbahasa Indonesia, kalo bahasa Inggris.πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
    4. Sudah diterjemahkan setau saya hahahahaha. Duh iya juga ya, saya nggak check itu yang saya order bahasa Inggris apa Indonesia :)))) tapi sepertinya Indonesia karena saya beli di toko buku khusus bahasa Indonesia :P

      Hapus
    5. Ok, sekali lagi terima kasih banyak ya mbak.😊

      Hapus
    6. Kalau novelnya berbahasa Inggris minta Google translate buat terjemahi..kabur takut dilempar sendal..hihihi

      Hapus
    7. Pokok google translate is the best ya, mas? πŸ˜‚

      Hapus
    8. Pakai bahasa Indonesia kok bukunya Mitch Albom. Mungkin sudah diterjemahkan.😊

      Hapus
    9. Selamat buat mas Agus dan menangis buat Google translate karena tak jadi dipakai..hihhi

      Hapus
  23. Aku salut sama Kirana yang nggak mau dibodohin sama suaminya.
    Herman nya aja yang rakus tuch istri orang juga diembat.. rasain dikadalin juga sama Kirana.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Karena karma ngga semanis kurma ya mbak.πŸ˜‚

      Hapus
    2. Iya kena karma... syukurin itu rakus sich Herman.
      Karma nya kurang. Harusnya si Herman itu di adzab jadi bangkrut..krut. krut.. biar nggak pinya apa-apa. Tinggal kolor doang.. biar kayak kolor ijo..πŸ˜‚ hii jelek ah..

      Hapus
    3. Waduh malah bahaya kalo jadi kolor ijo, nanti dia kelayaban ke rumah rumah, kan kolor ijo bisa ngilang katanya.πŸ˜‚

      Hapus
    4. Aku ada bahan cerita nich untuk dibuat cerpen. Mau nggak? Tapi bagaimana ya cara ngasihnya ke mas Agus?

      Hapus
    5. Lewat email saja kalo begitu. Emang bahan cerita apa mbak?

      Hapus
    6. Bahan cerita buat cerpen. Oke ntar aku kirim dech via email. Tapi ntar kalau waktu luang ya.
      Biar bisa dibuat cerpen .

      Hapus
    7. Sudah aku kirim ya via email bahan cerita buat cerpen nya .mas Agus.

      Hapus
    8. Ok, makasih banyak ya mbak Cherry. Mohon maaf baru balas email soalnya baru baca.πŸ™

      Hapus
  24. apakah cerita ini ditulis sesuai dengan kondisi manusia saat ini?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cerita ini hanya fiksi saja kang, tapi mungkin ada di dunia nyata.

      Hapus
  25. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  26. Ceritanya keren kak, terus berkarya, saya suka.

    BalasHapus
  27. Walaaahh yawessss impaaas. Wkwkwk
    Jd kepikiran masalah kaya gini bisa kejadian di kehidupan nyata ga ya? Auto mikir :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin bisa kejadian mbak, tapi ngga usah terlalu dipikirkan.πŸ˜‚

      Hapus
  28. Kasian si herman, hasratnya belum tersalurkan malah dapat karma. Curiga jadi ke tempat istri muda setelah perang dunia sama si kirana :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, memang Herman punya istri muda ya.πŸ˜‚

      Hapus
  29. Ahahaha... Plot twist yang tak terduga.

    BalasHapus
  30. Suka saya gini gini, endingnya beda hahaha.. slow-slow aja 🀣

    BalasHapus
  31. Lho, endingnya kok? Saya ketawa, Mas, hahaha. Kirana dan Lastri kayak telepatian ya. Kata2nya sama buat suami, hahaha.

    BalasHapus
  32. hahaha kapo kowe herman
    mungkin ini yang dinamakan karma,lahh

    BalasHapus
  33. Kudu was2 banget dong ya kalo laki kebanyakan lembur wkwkwkwkwk :) Dengan berjuta alasan apalagi misalnya meeting eeeh tau2nya punya selingkuhan hahaha :)

    BalasHapus
  34. Hi kak, ada info lomba blog dari kartu prakerja dan instansi bencoolen coffee. Yuk cek disini https://karya1.net/pelatihan-barista-dan-usaha-warung-kopi/

    BalasHapus