Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Rejeki di bulan Ramadhan

Agus saat itu sedang bingung karena sudah bulan Ramadhan sudah memasuki minggu kedua tapi dagangan istrinya masih sepi. Memang imbas virus Corona itu ke segala hal ya, bukan cuma kesehatan saja, sektor ekonomi juga paling terasa, bulan puasa yang biasanya rame juga sekarang sepi.

Untung juga sebenarnya pemerintah mengintruksikan melarang mudik, sehingga ia bisa beralasan kepada mertuanya di kampung halaman tidak bisa pulang karena ada Corona. Soalnya pulang kampung itu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Belum lagi kalo harus di karantina 14 hari, kalo di rumah janda muda sih tidak apa-apa, lha kalo di rumah angker.

Agus tentu saja pusing. Mau kuli lagi tidak ada proyek, soalnya menurut mandornya semua proyek untuk sementara dibatalkan. Akhirnya daripada pusing, habis ashar ia keluyuran, ingin cari angin, begitu jawabnya ketika ditanya sang istri. Dengan mengendarai motor astrea ia lalu keluar.

Ia lalu berjalan-jalan ke arah danau situ teratai yang biasanya kalo bulan puasa selalu ramai. Selain banyak tempat indah untuk selfie, disitu juga terdapat tempat rekreasi untuk wisata. Tak heran kalau sering macet disana saking banyaknya motor dan mobil yang lewat.

Tapi sore ini danau itu tampak lengang. Hanya ada beberapa muda mudi yang tampak berpacaran, ada juga yang satu dua orang yang sibuk ber-selfie ria di tepi danau. Padahal biasanya tempat ini selalu ramai, mau lewat saja susah karena banyak pedagang di kiri kanan jalan yang mengais rezeki.

"Pak, ini kolek berapa?" Tanya Agus pada seorang bapak-bapak yang sedang duduk.

"5 ribu aja." Kata bapak yang seumuran dengan bapak saya dengan penuh harap. Agus lantas mengeluarkan uang 10 ribuan untuk membeli dua buah kolek kesukaannya.

Orang tua itu tampak senang. Karena waktu berbuka masih lama maka Agus putuskan untuk mengobrol dengannya.

"Rame ya pak?"

Orang tua itu hanya tersenyum tipis baru menjawab. "Sepi mas, (sepertinya pak tua ini tahu aku bukan orang sini makanya manggilnya mas) dari tadi baru mas yang beli."

"Masa pak?" Agus setengah tak percaya, ini sudah jam 5 sore." Kulihat banyak orang lalu lalang pak."

"Sekarang memang sepi mas. Tuh tukang es buah yang biasanya sangat rame juga sekarang biasa-biasa saja." Katanya sambil menunjuk sebuah lapak yang ada pembelinya. Agus ingat tahun kemarin pernah niat beli karena katanya enak tapi harganya murah, cuma begitu melihat yang beli sangat banyak jadi urung. Sekarang dilihatnya hanya dua tiga orang saja, padahal tahun kemarin penjualnya sampai ngga keliatan saking banyaknya pembeli. Niat ingin membeli sekarang juga ia urungkan karena uangnya harus diirit.

Agus hanya garuk garuk kepalanya yang gatal karena ada ketombenya." Kenapa begitu ya pak?"

"Lha masa ngga tahu." Jawabnya

"Pasti karena korona ya pak?"

"Ya begitulah, disini memang belum ada yang kena, tapi pabrik sudah banyak yang menutup atau merumahkan karyawannya. Anak saya yang ketiga kerja di pabrik sepatu tapi dirumahkan dengan separo gaji. Tapi masih mending sih, tetangga saya bahkan dirumahkan tanpa gaji sama sekali. Itu yang bikin orang pada ngirit."

Akhirnya setelah mengucapkan terima kasih Agus lalu pulang. Niatnya untuk gelar dagangan di dekat danau ia urungkan, soalnya untuk jualan disana ia harus bayar lapak. Sebenarnya bayar juga tidak apa-apa, tapi kalo sepi kan bisa rugi.

"Mas, ada paket datang." Kata istrinya begitu Agus mau masuk ke rumah.

"Paket?" Agus heran. Seingatnya ia tidak belanja online karena memang tidak ada duit, kok bisa ada paket datang. Apa mungkin paket dari giveaway, tapi perasaan ia tidak menang. Atau mungkin dari SMS kemarin.


Tapi perasaan ia mendapat uang 150 juta, apa mungkin didalam paket itu isinya uang 150 juta ya. Alhamdulillah kalo begitu sih ya, mau lebaran sementara dagang sepi kok ada yang ngasih duit ratusan juta, sementara ia kerja kuli seharian paling dapat 100 ribu. Tapi kalo dipikir lagi, ia kan tidak memberikan alamat rumahnya, kok pengirim SMS itu bisa tahu alamatnya. Apa mungkin dia nyewa dukun ya. Sepertinya sih ngga mungkin ya.

Ragu juga nih, apa mungkin dari mantannya, kok sepertinya juga ngga mungkin dari mantan, soalnya.... Ah, ngga usah diceritain lah.

"Ini paketnya mas, dari Creameno tadi, cuma bungkusnya tadi sudah dibuka sama anaknya tuh." Kata istriku sambil mengangsurkan sebuah kotak kue, tapi sayangnya bungkusnya sudah dibuka, jadi belum sempat ia foto.


Oh ternyata dari mbak Eno, tentu saja Agus terkejut dan juga terharu. Alhamdulillah ada teman blogger yang memberikan rejeki di bulan Ramadhan ini. Walaupun ia tidak tahu apakah namanya itu nama aslinya, karena ia memanggil mbak Eno mengikuti teman blogger lainnya.

Agus tentu saja penasaran apa isinya. Alhamdulillah ternyata kue coklat yang manis rasanya. Ada sebuah kartu dari mbak Eno, cuma karena bahasa Inggris jadi kurang terlalu paham artinya, tapi yang aku yakin ini doa baik dari mbak Eno untuk saya dan keluarga. Makasih banyak ya mbak.




Melihat kue coklat itu tentu saja ia jadi ngiler. Segera saja Agus buka sebungkus dan mengunyahnya. Rasanya sungguh manis sekali, seperti melihat Raisa atau Isyana sedang manggung.

"Mas, kan belum adzan Maghrib, kok sudah makan" Teriak istriku. Teriakan itu tentu saja mengejutkan Agus. Ah, untung belum sempat ditelan. Agus buru-buru ke kamar mandi untuk kumur-kumur, meninggalkan istrinya yang hanya geleng-geleng kepala.

TAMAT

Untuk mbak Creameno makasih banyak ya atas hadiahnya, semoga mbak Eno sekeluarga sehat dan bahagia selalu, Amin ya rabbal alamin.
Agus Warteg
Agus Warteg Hanya seorang blogger yang ingin berbagi pada dunia terutama tentang film dan serial tv, suka nonton film tapi lewat gadget terutama handphone

95 komentar untuk "Rejeki di bulan Ramadhan"

  1. Selalu ada saja yang membuat saya tertawa..hihihi

    Tadi saya pikir cerita dapat hadiah ratusan juta rupiah seperti gambar thumbnailnya ternyata dapat rejeki dari mbak Eno..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku pikir juga dapat duit ratusan juta cuma dengan tidur-tiduran mas, ternyata dapat kue dari mbak Eno, Alhamdulillah.😊

      Hapus
    2. Kalau modal tidur tiduran dapat duit ratusan juta susah buat jadi nyata tapi kalau modal tidur saja kemungkinan besar bisa..hihihi

      Hapus
    3. Kemungkinan besar memang bisa kalo tidur, ngimpi dapat uang 150 juta sama Vanessa Angel, tahu tahu disiram air sama bini suruh kerja.πŸ˜‚

      Hapus
    4. wkwkwkwk..nass banget kalau sampai disiram air..wkwkwk..biar ngga disiram air coba tidurnya di atas genteng ..wkwkwk

      Hapus
    5. Kalo diatas genteng mah biasanya kang jaey kalo lagi nyari sinyal.😁

      Hapus
    6. Sekarang udah pindah dia ke atas pohon kelapa...(moga orangnya ngga muncul)

      Hapus
    7. Wah, sudah aku screenshot mas, biar nanti orangnya nongol.😁

      Hapus
    8. Kalau cuma di-screenshot ngga apa-apa saya juga bisa kecuali kalau dijadikan cerpen baru nyerah separuh.. wkwkwk

      Hapus
    9. Ekhemm.. ekhemm.. πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
    10. This comment has been removed by the author. Hihihi

      Hapus
    11. Salah, harusnya komentar ini sudah dihapus oleh pengarang karena ketahuan ngerongdo.πŸ˜‚

      Hapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memang harus ketemu secara nyata baru akrab mbak?

      Menurutku sih ngga harus begitu, dulu di mywapblog aku juga punya teman blogger yang baik, bahkan sampai pernah mengirimkan saya hadiah, tapi sampai sekarang saya belum pernah ketemu langsung. Bukan saya saja sih, teman di grup mywapblog juga pada dikirim hadiah sama dia. Soalnya dia waktu itu awam soal ngeblog, lalu aku dan teman teman membantu. Kebetulan dia sepertinya suka menulis tapi ngga bisa caranya di mywapblog.

      Intinya sih, menurutku kita harus memperlakukan orang dunia maya seperti dunia nyata gitu, saling hormat menghormati dan juga sedikit guyon. Aku dan satria bahkan belum pernah ketemu, padahal Depok - Serang itu paling dua tiga jam saja. Jadi intinya sih ngga harus ketemu langsung gitu.

      Mohon maaf kalo ada salah kata.πŸ™

      Hapus
    2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    3. Grup blogger mywapblog sudah resmi tutup sejak tahun 2017 bersamaan dengan tutupnya mywapblog mbak. Dan tentu saja teman blogger saya malah kebanyakan pengangguran mbak xixixi.

      Hapus
    4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    5. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    6. Aku bilang kebanyakan pengangguran, bukan semuanya pengangguran mbak tari,

      Kenapa mywapblog dipakai banyak orang? Karena mywapblog bisa diakses oleh ponsel Java seperti Nexian atau Evercoss yang saat itu harganya murah, cuma 300 ribu juga bisa ngeblog di mywapblog.

      Masa aku harus aku sebutkan nama nama temanku di mwb yang pengangguran, ngga etis banget kan

      Hapus
    7. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    8. Anu mbak tadi sudah aku screenshot, ngga apa-apa kan??

      Hapus

    9. Jangan lah? Buat apa di screen shot aku di salahkan lagi gitu iya? Ya Allah mas Agus aku tanya baik - baik lho bukan menghina orang jangan gitu lah ?

      Hapus
    10. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    11. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    12. Cuma becanda mbak, jangan tegang begitu dong.😁

      Hapus
    13. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    14. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang karena ketahuan bininya.

      Hapus
    15. @ Agus =

      Hahahaa ..
      Ngakak baca komentar yang terakhir πŸ˜‚πŸ˜‚!!

      Selanjutnya ditlis guni yaa .. :

      Komentar ini tekah dihapus oleh pengarang gegara ketahuan sama mertua ... πŸ˜†

      Terus di skrinsyot deh sama mertua, hahaha

      Hapus
    16. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    17. ini kenapa dah, kok banyak komentar diremoved -_-

      Hapus
    18. Makasih banyak atas doanya mbak tari.😊

      Ngga ada apa-apa kok mas Febri.😊

      Hapus
    19. Kok dakuh jadi kepoh ya hahahaha :D :D Bener2 apa kata Mas Himawan alias Hino :) Mas Agus ini sepertinya orang yang sabar hihihi :D

      Hapus
    20. πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
  3. wah, dapet bingkisan dari mba eno nih.. sampe lupa ya mas agus kalo belum azan magrib.. wekekek..

    mudah-mudahan setelah ini dapet kiriman paket lagi mas, yang isinya 150 juta itu.. hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin, mudah-mudahan mbak thya. Semoga saja dapat duit 150 juta entah dari siapa, asal jangan duit monopoli saja.πŸ˜‚

      Hapus
  4. lucu ya gambar kue nya, sayang kalo di makan, mending di pajang aja mas buat hiasan hehehe :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya betul mas khanif, bungkus kue nya masih aku simpan,buat kenang-kenangan mas.

      Hapus
  5. Kok Emas Agus bisa dapat Hadiah sih dari Mbak Eno ? lha aku kok ngak di kontek-kontek atau dikirim - kirim juga gitu oleh Mbak Eno.....#( Ngetik Koment-nya sambil hati dongkol karena api cemburu,hahaha.... ).

    BalasHapus
    Balasan
    1. Anu kang, aku juga kaget karena tiba-tiba kok dapat paket, jadi belum sempat kontek kontek kang nata.

      Kalo kang nata, cocoknya dapat kiriman hadiah dari kang satria saja.πŸ˜‚

      Hapus
    2. kalau dari mas satria paling kang Nata dapatnya komentar suee plus emoticon warna merah entah itu emoticon muka apa nampan..hihihi

      Hapus
    3. Atas saya hafal betul, jangan-jangan...

      Ah sudahlah.😁

      Hapus
  6. Mba Eno memang baik banget ya, Mas.

    Awal2 baca ini kayak cerpen. Terus akhirnya kok beneran, hehehe. Alhamdulillah, dapat rejeki ya, Mas. Indahnya silaturahmi meski di dunia maya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini memang antara cerpen dan beneran mbak, jadi digabung begitu.😊

      Hapus
  7. Wah wah Mas agus ada ada aja. Itu gambar thumbnail nya kenapa 150 juta ya?

    Mas masih ada kuenya gak Mas?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    2. Dapat SMS seperti itu kang, sengaja biar orang pada penasaran.πŸ˜‚

      Hapus
    3. Oalaaah Klik baik (pakai K buakan T) haha..

      Ada saja cara Mas Agus ini memancing kunjungan ke blog hihihi.. Keren deh mas...

      Hapus
  8. Saya blom sempet nulis tentang rejeki ramadhan dari mba eno ini, mas. Blom sempet di foto bagus-bagus eh udah di serbu duluan sama anak-anak. πŸ˜‚

    Tanda kasihnya bener-bener mengeratkan hubungan antar sesama blogger yak. Membuat obrolan dunia maya menjadi seolah lagi ngobrol di warteg, eh gak yah πŸ˜…πŸ˜‚. tapi bener juga πŸ€”πŸ˜‚

    Ngomong-ngomong, selamat atas kiriman giftnya ya mas. Tapi kasian banget anaknya, cuman kebagian buka bungkusnya doang, yang makan malah bapaknya πŸ˜‚

    BalasHapus
    Balasan
    1. Anak saya malah lebih senang bungkus nya soalnya bisa buat mainan, kalo isinya khusus bapaknya sama emaknya.😁

      Alhamdulillah punya teman blogger yang baik ya seperti mbak Eno.😊

      Hapus
  9. Wah akhirnya sampe juga kiriman dr mbak Eno ya mas Agus, emng rezeki gak lari kemana yak 😊,awal" bacanya kayak cerita apa gitu, lucu, dan selalu bikin ngakak, tpi begitu ada surat, kirain iya gitu dpt duit, tapi mosok ada no hp nya, gak taunya dpt bingkisan dr mbak Eno, ada" aja ceritanya 😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lho, emang ada bagian yang lucu ya mbak pada awal ceritanya? 😱

      Hapus
    2. Always, lucu kalo buat cerita, mau misterus ato romantis tetep ada yg bikin ketawa 😁

      Hapus
    3. Kali ini saya setuju sama mbak Heni..

      Hapus
    4. Apanya yang setuju mas?

      Hapus
  10. Dengan Astrea mengintari jalanan dikala pagi, siang dan malam, terkadang mempunyai kesan tersendiri bagi penggunanya apalagi yang mengidolakan motor satu ini, heheh..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul sekali kang, naik motor bulan puasa nunggu adzan Maghrib.😊

      Hapus
  11. wahh wah... wmang kalo udh rezeki gk kemana ya :)

    yuk kak saling follow back dan berteman :) salam bloger

    BalasHapus
  12. Kali ini ceritanya beneran yah kak haha

    Udah wanti-wanti tadi sih pas baca bagian atas, sempat juga merasa kasian sama si Agus. Sian banget gak jadi ngelapak gegara takut ntar dagangannya sepiπŸ˜‚

    Oalah ternyata paket dari mba eno ya, mantap tuh kak coklatnya. Duh saya keikut bahagia dengarnya, dapet rejeki di bulan ramadhan ya😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar sekali mbak kuskus, kalo lagi suasana biasa bulan Ramadhan itu enak, dagang apa saja laku. Tapi sekarang sepertinya sepi, soalnya yang dagang banyak yang beli sedikit.πŸ˜‚

      Alhamdulillah dapat rejeki di bulan Ramadhan.😊

      Hapus
  13. Lho ada nama blog saya di-mention :)))

    Terima kasih, thank you, kamsahabnida mas :P nggak sangka bisa sampai masuk ke dalam cerpen mas Agus yang fenominil hehehehe. Dan senang dengarnya kalau mas Agus dan keluarga suka cookies yang saya kirimkan :D

    Doa yang sama untuk mas Agus ya, semoga selalu sehat, bahagia dan sejahtera ~ dan semoga selalu diberkahi rizki yang melimpah :3 terus semoga suatu hari nanti betulan ada paket isi 150 juta untuk mas ~ nobody knows, kan? :P

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah, dapat rejeki dari mbak Eno. Semoga mbak juga dilimpahkan rejekinya oleh Allah SWT.

      Amin, siapa tahu nanti beneran dapat duit 150 juta, entah dari siapa.😊

      Hapus
    2. Uhuk..uhuk...saya juga suka cokelat loh.....

      #Kode buat Mbak Eno.hihihi....,

      Hapus
  14. Wah kalau beneran dapat 150 juta bisa beneran nginep di rumah janda ini hahaha...
    Senang banget sesama blogger saling berbagi... Kapan itu mbak Gembul ya kalau ga salah dapat bingkisan juga dari mbak Eno... Sip sip semoga tetap terjalin manis, semanis cookiesnya mbak Eno :0

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mas, selain saya juga banyak blogger lain yang dikasih hadiah sama mbak Eno.

      Semoga saja persahabatan ini terus terjalin, amin.

      Hapus
  15. Ikutan seneng Mas Agus, dapat gift special dari teman blogger...

    BalasHapus
  16. hahahahahahah, cieeehhh yang menang 150 juta, jadi dong mau kasih amplop lebaran sama saya kayak di fesbuk? hahahahaha.

    Btw, nggak tahu lagi deh sama Creameno, baiknya tuh nggak ketulungan.
    Saya salah satu yang sering banget menerima kebaikannya, terharu.
    hanya bisa balas dengan doa, semoga Eno dan semua keluarganya selalu diberikan keberkahan dan kesehatan aamiin.

    Btw, jadinya nggak mudik ya ini, kan dilarang :D
    Saya jangankan mudik, mikirin lebaran aja enggak :D
    Hikmahnya memang lebaran ini nggak bikin saya baper, karena kayaknya bahkan ke rumah mertuapun enggak bisa pas lebarannya, nunggu dulu.

    Jadi saya nggak baper, lah udah 4 tahun dong saya nggak ketemu ortu hhuhuhuhu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tenang saja mbak, nanti aku kasih hadiah 3 juta lewat SMS saja, soalnya kalo 150 juta ketahuan bohongnya ya.πŸ˜‚

      Memang mbak, selain saya juga banyak blogger lain yang sering dikasih hadiah sama mbak Eno.😊

      Ya udah mbak, aku juga lebaran ini ngga pulang karena selain ada Corona juga dagangan lagi sepi. Efek Corona memang kemana-mana, bukan cuma kesehatan saja.

      Hapus
    2. hahahaha, smsnya berbunyi "selamat, anda mendapatkan amplop senilai 3 juta, keterangan lanjut klik https://sarilahmwb.blogspot.com/2020/05/rejeki-di-bulan-ramadhan.html

      Trus masuk deh ke sini lagi :D
      Semangat Mas, insha Allah rezekiNya selalu ada dari mana saja :D

      Hapus
    3. Amin, semoga saja. Sebenarnya sih ngga sepi amat cuma agak sepi aja.

      Link SMS nya bukan ke blog saya tapi ke bansos mbak.😁

      Hapus
  17. Awalnya aku nebak dari foto pertama dapat hadiah 150 juta kalo cerita ini pasti kena tipu-tipu .. eh nyekrol kebawah ternyata dapat kiriman hadiah betulan πŸ₯§

    Selamat ya mas ...
    Semoga lain haru dapet giveaway lagi 😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin, semoga nanti dapat lagi.😁

      Penginnya memang dapat lagi.🀣

      Hapus
  18. hehhee rezeki emang bukan uang aja ya kaaa.. semoga aja beneran dapat 150 juta hihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin, semoga nanti dapat transferan duit dari mbak Vika.😁

      Hapus
  19. Buahahah, makan sebelum azan dong. Tanggung padahal ya udah mau sore :D

    Tapi sedih beneran sih itu kalau emang beneran, lapak takjil jadi sepi karena pandemi ini. Semoga cepet reda deh biar kembali normal

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul sekali kang, tapi sekarang sudah mulai rame sih disini yang berburu takjil.😊

      Hapus
  20. Walah Mas Agus, nggak sabaran banget deh, padahal bentar lagi azan tuh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Namanya juga orang lagi khilaf kang.🀣

      Hapus
  21. AHAHHA KOK SAYA NGAKAK YA WGWGWGW

    Itu ada pesan yang saya juga dapatkan beberapa hari lalu wgwgw. hadiah giveaway 150 juta yeyeyey.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Asyik, bisa buat beli mobil ya kang 🀣

      Hapus
  22. Wah asyik dapat kiriman kue coklat. Saking kepinginnya belum waktu berbuka udah makan duluan.. .wkwkwkwkπŸ˜€
    Mimpi apa ya semalam dapat rezeki kiriman kue ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kayaknya mimpi nyanyi duet bareng di smule sama mbak Cherry.😁

      Hapus
    2. Apa itu smule?
      Aplikasi kah?
      Saya nggak punya aplikasi smule tuh..

      Hapus
    3. Iya betul smule itu aplikasi.

      Namanya juga mimpi mbak, jadi bisa apa saja, termasuk saya pernah mimpi bisa terbang. Tahu tahu jatuh dari kasur.πŸ˜‚

      Hapus
    4. Wkwkwkwk.... πŸ˜‚πŸ€£mimpinya terbang ketinggian sich...akhirnya jatuh dari kasur..πŸ˜‚

      Hapus
  23. asiiik, dapet paket dari mbak Eno..

    itu mah bukan untung kalau belum sempat ditelan, harusnya rugi mas.. coba mas udah telen trs udah kenyang trs minum trs baru inget lagi puasa atau baru diingetin,, kan lumayan tuh menambah energi sampai berbuka ahaha..

    -traveler paruh waktu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, kalo ngga sengaja kan tidak batal ya kang.🀣

      Hapus
  24. HAHA, itu mah SMS penipuan atuh wkwkwkwkwk :v.

    BalasHapus
  25. Jadi pengen beli juga kolak disana, siapa tau pulang dari sana tiba2 ada yg ngirim bingkisan juga, xixixi

    BalasHapus
  26. Wah enaknya dapat rejeki nomplok dibulan puasa gini. Apalagi ditengah pandemi yang membuat semua serba gak jelas. Harusnya ditelan dulu mas baru kaget setelah di kagetin sama istri. Masih termasuk rejeki itu :D

    BalasHapus
  27. baca ini gemes banget, ceritanya ngalir dan juga menceritakan kebaikan. berbagi ketawa pula di ending. semoga mas dan keluarga selalu sejahtera, selalu diberkahi kebaikan meskipun situasi sekarang sedang kurang kondusif ya mas.

    BalasHapus
  28. ahaha tenang bis dibayar nanti puasanya kalo terlanjur ketelen
    wahhh senangnnya dapet cookies dari mbak eno, yummy yummy

    BalasHapus