Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Honda Astrea Legenda, motor yang memang jadi legenda


Honda memang layak diberikan julukan sebagai rajanya motor di Indonesia meskipun mereka juga memproduksi mobil. Salah satu hasil produksinya adalah Honda Astrea Legenda, motor bebek tua yang menjadi kebanggaan Agus untuk mencari nafkah sehari-hari yang dibeli bapaknya pada awal era reformasi.

Motor itu ia beri nama Satria, karena Agus sebenarnya ingin punya Satria Fu, tapi berhubung ia hanya sanggup beli tutup plat nomernya saja maka ia ikhlas menerima Astrea, motor berwarna hitam dengan list hijau biru yang memiliki tampang unyu unyu. Kendaraan ini memang untuk para ABG atau angkatan babe gue yang butuh kendaraan simpel dan irit.

Setelah mencoba beberapa hari, ternyata memang bukan motor kaleng kaleng. Selain irit BBM juga gesit, segesit Agus kalo ada cewek lewat minta boncengan, maklum selain sebagai kuli, ia juga merangkap jabatan sebagai tukang ojek. Dan Alhamdulillah tidak ada larangan dari pemerintah untuk rangkap jabatan kuli plus tukang ojek.

Astrea Legenda itu sendiri memang dibuat untuk menahan gempuran motor China yang agresif masuk ke Indonesia pada awal tahun 2000an. Bersama dengan Suzuki Smash dan Yamaha Vega, trio sekawan penumpas kejahatan dari Jepang ini sukses menghalau mereka, hal ini dibuktikan dengan tidak banyaknya motor dari negeri China yang lalu lalang di jalanan hari ini.

Motor ini sendiri memang layak jadi legenda. Selain gesit dan irit juga tahan banting dan konon juga anti nuklir. Jadi jika ada perang dunia ketiga maka jika ada kendaraan yang selamat, motor ini salah satunya.

Tahan banting ini sendiri sudah Agus uji berkali-kali. Saat itu ia mendapat orderan ojek empat orang. Jadilah mereka berempat naik sang legenda. Agus tenang-tenang saja karena yakin pada motornya, Alhamdulillah sampai di tempat tujuan yaitu sekolah dengan selamat tanpa ada lecet di motornya apalagi penumpangnya, bisa ngomel emaknya kalo tahu anaknya terluka.

Salah satu uji tahan banting juga sering ia lakukan dengan membawa banyak barang. Saat itu ia sedang mencari penumpang di pasar. Lalu datang seorang ibu-ibu bawa karung belanja. Dari ikan asin, kangkung, cabai, kentang, tomat, Indomie, tahu tempe, ciki, sampai segala macam terasi. Agus sampai heran, ini warung sayuran apa toserba sih kok banyak amat. Begitu banyak barang belanjaannya sampai bagian depan motor juga penuh muatan. Duh Bu, ini motor bukan mobil pickup Bu.

Sampai sekarang, ditengah gempuran ojek online, Agus dan satria (nama motornya) tetap bertahan. Tiap sore ia mangkal di pinggir jalan menunggu penumpang dan ia pasti selalu dapat bagian yang pertama biarpun harus bersaing dengan motor Beat, Vario, Mio ataupun Fino yang lebih bagus, sebab jika ada ojek online yang berani nyerobot maka akan langsung ia dekati.

" Suruh penumpangmu pindah ke motorku atau ginjalmu kubuat retak " gertaknya. Tentu saja semua ojol didaerahnya sudah kenal dan langsung melipir kalo ia lewat. Hidup ini memang keras bung.

Dalam sehari ia bisa dapat ratusan ribu rupiah dari motor satria legendanya. Penumpangnya terdiri dari berbagai macam suku bangsa, dari anak ABG centil yang cemberut karena ojolnya mencancel ordernya, para janda muda, nenek nenek sampai para waria yang mau mangkal. Kadang sendirian, kadang juga boncengan bahkan pernah sampai berlima. Akibatnya motor oleng, Agus dan kelima penumpang nya nyungsep ke sungai, Tuman!

Selain atraksi nyungsep ke sungai, atraksi kebut-kebutan ala MotoGP dengan motor lain juga ia lakukan dan tentu saja ia yang jadi pemenang.

Seperti biasanya, jika Minggu sore maka jalanan di daerah Agus menjadi ajang balap motor liar anak muda. Berbagai merk motor semuanya ada, dari Kawasaki Ninja, Honda, Yamaha, dan tentunya semuanya sudah di modifikasi mesinnya.

Agus tidak mau kalah. Beberapa waktu sebelum balapan ia kontak dulu Tony Stark dari Avengers untuk memodifikasi motor Honda legendanya. Sengaja Agus pilih dia karena dia terkenal jenius di bidang teknologi. Tadinya Tony Stark tentu saja ogah merombak motornya. Agus tentu saja marah dan mereka berduel cukup lama. Tony Stark dengan baju iron man nya ternyata lawan yang sangat tangguh, ajian braja musti dan jurus sinar matahari yang dipelajari Agus dari Wiro sableng ternyata tidak mempan. Alhamdulillah dengan jurus Sueee akhirnya dia takluk juga.

Karena itu Tony Stark akhirnya bersedia memodifikasi Astrea legenda satrianya. Ia bawa motor Agus ke Stark industries Ltd untuk dirombak. Sehari kemudian kelar.

Ternyata motor Agus ditambahkan fitur baru yang namanya NOS atau Nitrous Oxide System. Ketika dipencet maka Astrea nya akan melaju super cepat di jalanan, begitu jelas Tony Stark. Agus tentu saja tidak langsung percaya, begitu ia pencet tombol NOS motornya langsung melesat, Agus sendiri jatuh ke aspal, nyungsep.

Sebagai tanda terima kasih, maka ia traktir Tony makan di warteg. Alhamdulillah ternyata dia suka tempe goreng dan juga mendoan, padahal sama-sama tempe ya.

Hari balapan yang ditunggu pun datang juga. Agus lantas membawa kendaraan kesayangannya itu ke area balap. Dilihatnya disebelah kirinya ada Honda RS150R dan Kawasaki Ninja ZX10 di kanannya. Semua pembalap sudah siap sedia, sementara girl grid atau Cewek yang memayungi Agus dengan daun pisang sudah minggir. Iya, pembalap lain pakai payung, cuma Agus saja yang pakai daun pisang. Keterlaluan memang, emangnya lontong kali ya, mentang-mentang cuma ia yang pakai motor legenda, tapi Agus tidak perduli.

Satu..
Duaa...
Tigaaaa.....

"Ada razia polisiiii!!!." Tiba-tiba terdengar teriakan. Begitu teriakan berhenti, semua pembalap langsung lari tunggang langgang, begitu juga dengan sebagian penonton, hanya motor Agus yang ada di pacuan balapan. Para polisi itupun tidak perduli dan mengejar para pembalap. Lha iya, mana ada motor Astrea buat jualan cilok atau bubur keliling jadi motor balap, begitu pikir para petugas.

Dan akhirnya Agus pun dinobatkan sebagai pemenang balap dengan motor Astrea legendanya.

TAMAT
Agus Warteg
Agus Warteg Hanya seorang blogger yang ingin berbagi pada dunia terutama tentang film dan serial tv, suka nonton film tapi lewat gadget terutama handphone

112 komentar untuk "Honda Astrea Legenda, motor yang memang jadi legenda"

  1. Suuueeee...不不

    Luh mau ngojek apa balap liar, Apa mau Cari Jamu sih ...不不不

    Mending cari waria ente gus biar bisa mangkal bareng. Jadinya Duduk sama rata, Jalan sama megal-megolnya..不不不

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itukan ente yang mau mangkal kang di lampu merah.

      Hapus
  2. Btw jd inget foto masa muda ayahku sm ibuku. Foto berdua dg background honda astrea ini, senyum ayahku kek bahagia bgt. Wkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saat itu yang punya motor Astrea memang seperti sultan mbak.

      Hapus
    2. @Mbak Ell...Yuk kita buat photo baru lagi berdua...

      Gimana kalau Trend gaya Di Toilet..不不不

      Hapus
    3. Waduh, terus Herman ditinggal ya kang, kok gitu sih, habis manis sepah dibuang.

      Hapus
    4. Tau tuh orang sangat menghermankan.

      Hapus

    5. Eealah Bujug 2 diatas saya keracuna n susu Janda basi lagi..莞莞

      Hapus
    6. Benar-benar ngga satria ya, padahal namanya satria.

      Hapus
    7. Ya begitulah adanya dia..hihihi

      Hapus
    8. Begitu sangat menghermankan ya, mas?

      Hapus
    9. Perlu diikat di pohon tauge lalu dikasih semut rangrang biar kapok ya.

      Hapus
    10. Betul, mbak. Sangat-sangat menghermankan.. (tengok kiri kanan takut orangnya nongol lagi)

      Hapus

  3. Duh? Duh? Mas Agus ini, mahu balapan atau mahu.cari nafkah buat anak istri sih? Binggung saya jadinya, lagian ikut - ikutan ABg jaman now saja balapan liar, tar yungsep baru tahu rasa lho?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya nggaklah, kan saya yang jadi juaranya mbak.

      Hapus
  4. Ini cerpen apa review produk Honda ya? Mau baca tapi gak keliatan maklum lagi pakai mode gratis..hihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makanya kaca mata hitamnya lepas dulu kalo mau mangkal mas.

      Hapus
    2. Baiklah, Terima Kasih atas sarannya.

      Hapus
    3. Kaleng sama tongkat nya dibawa lagi dong mas, biar kalo mangkal di lampu merah gampang sama kang satria.

      Hapus
    4. Oh kang satria masih suka mangkal di lampu merah kirain udah pindah ke stasiun.. hihihi

      Hapus
    5. Maklum kang, mau pindah ke Alexis udah digusur.

      Hapus
  5. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah kan pasti dibilang di salahkan, coba dipikirkan lagi kalau memang jawaban saya salah tidak perlu marah seperti itu tanggapi baik-baik dan pikirkan lagi.

      Hapus
    2. Dan satu hal lagi saya hanya membalas komentar tari yang bilang saya juga tak pernah mau berkomentar di blog tari dan menyampaikan alasannya kenapa saya tak mau berkomentar di blog tari, apakah itu saya ataukah saya harus memberikan alasan sesuai dengan keinginan tari?

      Hapus
  6. Motor yang sesuai namanya.... me-legenda pada jamannya...
    sukses selalu gan...

    BalasHapus
  7. Untung motornya gk dijadikan si Tony jadi robot

    Btw, Masih ingat gk mas iklan2 astrea di tv, lucu2 kan iklannya, si Mandra klo gk salah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, kalo ngga salah Mandra sama Basuki ya, motor Honda black Astrea impressa kan.

      Hapus
    2. Iya kaya yg gambar diatas, impressa capuccino corona

      Hapus
    3. Namanya juga si jaey kalau gak nyebut Corona bisa pusing tingkat kecamatan dia..wkwkw.. kaburrrrrrrrr

      Hapus
    4. Mungkin dia kesengsem sama janda yang namanya Corona, yang gambarnya ada di blognya, jadinya terbayang terus kali.

      Hapus

    5. Jaey mungkin terbayang2 Color,Na...

      Color,Na Janda Bernama Corona.

      Hapus
    6. Habisnya agak mirip sih kata2nya, agak ky bhs italiano

      Hapus
    7. Oh mirip nama Italiano seperti Jaeyno atau Hermano gitu ya?

      Hapus
  8. Dulu saya sempat mengkritik ini honda, masak iya kebawa perasaan ikut-ikutan produk cina dengan mengeluarkan kembali produk lama yang sudah mati. Alias mengeluarkan legenda, yang bahannya sangat murahan sekali.
    wah itu Agus beruntung sekali ya, aman dari razia polisi. Ah masak pakai Noz, dimana pasangnya coba?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo dipikir kadang ada orang yang ingin nostalgia beli barang yang mirip masa lalu tapi teknologi nya kekinian kang, contohnya ya motor Scoopy yang mirip Vespa.

      Masang noz nya dalam cerpen aja kang.不

      Hapus
    2. Dilarang polisi kah pakai astrea, iya sih ada nama penyanyi nicky astrea

      Hapus
    3. Bukan, udah malas polisinya nilang, harga motornya sama dendanya lebih mahal dendanya.

      Wah, penyanyi dangdut kesukaannya mas Herman ya Nicky Astrea?

      Hapus
  9. gw pernah punya mas sepeda motor astrea grand, tapi bukan yg legenda, ito motor pertama gw yg di beliin orang tua, alhamdulillah sekarang udah dijual :D, padahal irit bgt memang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oh, Astrea grand memang motor Honda yang cukup banyak pemakainya kang, disini masih ada satu dua yang lalu lalang biarpun yang terbanyak tetap matic.

      Hapus
  10. ahaha apaa apaan ini, jadi kyak spombob aja menang juara yang ga sengaja

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha namanya juga cerpen ngawur kang.不

      Hapus
  11. Hah, berempat boncengan naik motor ?!.
    Menginspirasi banget sih iniii ..., pengin kucobain jadinya.
    Pengin ngerasain gimana rasanya naik motor begitu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berlima sama Agus nya kang, kayak akrobatik gitu.

      Hapus
    2. Wwwkkkk ..
      Hayuuuk dicobain

      Aku bagian yang nyetir, ya ..., akan kukebut bawa motornyaa

      Hapus
    3. Si Agus juga kadang ngebut banget bawanya kang 1000 km perjam, tapi nolnya ilang dua.不

      Hapus
  12. Wow template nya coklat.

    Pernah punya motor Astrea tapi grand bukan legenda kang . Dulu aku jual cuma sejuta aja.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kayak kang satria aja, template di omongin.

      Hapus
  13. Baru tau kalo Tony Stark bisa modif motornya si Agus... Haluu ga nih... Servisnya mahal gak yaaa kalo modif ama dia..juara satu tanpa peserta... Krna pda kabur.. Ama juga boonk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dibayar pake tempe goreng sama tempe mendoan tuh kayaknya, mbak. Hehehem

      Hapus
    2. Ya ngga halu lah mbak, kemarin dia datang dari Amerika sana khusus buat nyervis motor saya, cuma dia ngga mau foto bareng aku, ntah apa sebabnya.

      Hapus
    3. Mungkin takut fotonya di upload ke media sosial dan dijadikan meme, mas.. hihhi

      Hapus
    4. Mungkin juga, ntar pada tanya, ini Ironman apa satria wajan hitam sih.

      Hapus
    5. Huusss suhu ngomong apa sih...kok barang perempuan disebut2..仁仁仁仁

      Hapus
    6. Atas saya kebanyakan baca Eny Arrow nih.

      Hapus
    7. Udah terlalu parah dia.. kaburrrrrrrrr.. wkwkwk

      Hapus
    8. Harus cpt diobati itu, minimal dipasangi masker dari kresek

      Hapus
    9. Habis itu dikarantina ya kang jaey.

      Hapus
  14. Jadi setiap hari mas Agus naikin satria ceritanya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukan cuma naikin, bahkan kadang aku tendang tendang kalo ngga mau jalan.梗

      Hapus
    2. Ealah Bujug...Suueee looh..云云

      Hapus
    3. Waduh orangnya datang, kabur ah.

      Hapus
    4. Kasian si satria.. hahaha

      Hapus
    5. Habis ngga mau jalan mbak, apalagi kalo satrianya mogok pas lagi bonceng berdua sama bini, langsung aku pecut, baru dia mau jalan lagi.

      Hapus
    6. Si Tony ogah foto bareng mas Agus, mungkin dia takut kalah viral dr mas Agus

      Hapus
    7. Viral jadi meme video gitu ya mbak.

      Hapus
  15. Mas, aku test komen dulu ya karena aku menhgalami masalah dengan akunku sepertinya sudah sebulan ini tidak pernah bisa ninggalin komen di blogger. Tapi Word press bisa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lho, masalah apa mbak? Apa ada sesuatu yang aneh di akunnya?

      Hapus
    2. Naahlooo mungkin ingin nganu kali tuh akunnya..仁仁仁

      Hapus
    3. Masalahnya di aku, ini.
      Sempat konsul ke suami disuruh clear cache di Chrome dan ini sudah di coba, semoga berhasil ninggalin komen di semua blog kawan :D

      Hapus

    4. Iya bisa juga dari google Cromenya yang penuh chacenya.


      Kalau pake laptop mending pake Opera mbak nil. Soalnya Crome Kalau di laptop atau Pc sering hang, Kalau jaringan nggak stabil.

      Hapus
  16. Sueee... Balapan sendirian, pasti menang.

    Liat motor ini, jadi keinget motor ayah pas aku masih kecil dulu, astrea warna merah putih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha, yang penting juara balap motor kang.

      Iya, ini memang motor terkeren saat itu karena memang ngga ada motor lain.

      Hapus
  17. Beberapa paragraf awal tampak aman, gak tahunya setelah baca paragraf lanjutan jadi mengawang, ha ha ha.
    Seperti biasa pembaca tidak tahu akan dibawa ke arah mana, pantesan kecele terus tetapi asyik bacanya. Salut dengan kisah lanturan ini padahal saya pikir akan ulas tentang motor Astrea dengan segala hal teknis permesinan lainnya yang barangkali ada manfaatnya untuk dibaca meski saya tidak paham mesin, hi hi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya ngga paham mesin mbak, kalo saya mogok ya bawa ke bengkel saja.

      Blog ini isinya memang ngelantur semua mbak, harap maklum.

      Hapus
    2. Betul adminnya juga rada2 nganu...Yaa gitu deh...不不


      Ealah bujug ini orang gila demek Template kali yee...仁仁

      Mentang2 lagi mewabah Covid 19 dia pake logo Color,Na..仁仁

      Kenapa Nggak Color Rongdo kang.不不不不不

      Hapus
    3. Mas Agus, mau dong aku diboncengin pake Honda Astrea hahahah :D Dulu aku sempat punya loh. Enak naik motor ini :)

      Hapus
    4. Ayo mbak kesini naik motor Astrea, mumpung belum dijual buat modal dagang gorengan.

      Hapus
  18. Walah motor abege itu plesetan angkatan babe gue toh hahah, klo motor angkatan bapak saya motor alpha, tau ga mas motor alpha? Masih ada tuh motor memang sudah butut sih tapi masih sering dipakai buat ngiter deket2 kampung aja.

    Ini ceritanya lumayan rumit juga ya, ada ketemu toni stark, wiro sableng segala ajian braja musti hahahha...kocak juga. Btw saya kalau toni stark kok ingatnya sama salah satu lirik lagu anak-anak ya, judulnya ding dong bell, kucing di sumur, siapa yang masukkan, si kecil toni stark (aku dengernya gitu toni stark entah bener atau salah).

    BalasHapus
    Balasan
    1. Motor alpha apa Toyota Alphard mbak Nita.

      Iya sih, motor antik malah enak buat jalan jalan asal kondisi mesin masih ok, kesannya malah unik ya.

      Waduh, lagu itu aku baru dengar, berarti aku masih unyu unyu ya.

      Hapus
  19. Aseek ini ada Tony Stark segala.
    Papaku masih simpan Honda Astrea Star-nya sampai sekarang, beberapa orang ada yang datang ingin membelinya akan tetapi ga dikasih karena kata Papa itu motor banyak sejarahnya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. motor legend, disimpan aja mba hehe

      Hapus
    2. Betul mbak, sebaiknya jangan dijual kalo banyak kenangan, lagi pula harganya juga murah, sayang kenangan nya nanti hilang kalo dijual.

      Hapus
  20. Ya ampun motornya kelihatan tua sekali maaas :O
    Itu motor asli mas Agus yang difoto as model? Hihi~

    Jangan suka kebut-kebutan mas, meski jago tetap harus ingat anak istri di rumah :)))) by the way, motor Astrea itu kira-kira masih ada pembelinya kah kalau dijual? Penasaran ehehehe. Di Koriya kebanyakan motor delivery pakai model motor tua seperti foto di atas meski merknya bukan Astrea tapi jadulnya sama, hahahaha.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Insya Allah ngga kebut-kebutan kok mbak, lagipula motor Astrea mana bisa buat ngebut, mentok cuma 60 km per jam saja udah ngos-ngosan mesinnya.

      Wah, orang Korea pakai motor jadul mungkin karena kuat dan tahan lama kali ya mbak buat antar barang.

      Hapus
  21. Dulu pas pertama keluar, belum menjadi legenda tuh. sekarang udah pantas mendapat gelar itu. wkwwkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ya, harusnya waktu pertama keluar jangan pakai nama legenda dulu.

      Hapus
  22. Wah, aku masih punya ini motor,setelah hampir 4 tahun ga dipake, pas first start cuma ganti oli sama isi bensin, dua kali selah langsung hidup coba, ini motor memang ajib dah, haha..

    Yasudah, kita balapan yuk, :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Balapan kemana mas Anggie, sirkuit udah pada ditutup.

      Hapus
  23. Mantap tenan... emang motor jadul ini motor terbaik di jamannya y kang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terbaik pada zamannya, tapi sekarang jadi andalan tukang bubur sama tukang cilok untuk keliling.

      Hapus
  24. ayahku pernah makek motor model ini mas, tapi skarang udah dijual. skarang pakai REVO. hahahhaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berarti memang motor ABG, angkatan babe gue.

      Hapus
  25. Jangan kebut2an mas hati-hati..haa

    Motor ini memang legen dan bandel. Pernah lumayan lama kemana-mana naik motor ini, pernah juga tiba-tiba ditabrak sama si mbak-mbak dari belakang. Katanya buru, tapi ya gak usah gitu juga :(

    Gak lama di samperin polisi, untung polisi Jogja baik-baik, cuma tanya mau dibantuin nggak, kalau mau ke pos aja. Gitu aja, alhamdulilah..hehe

    Kalau di jabar biasanya langsung tilang, jalur cepat bayar..haha

    Btw, aku jadi curhat disini malah nih, Mas Agus :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. niat pengen bales lagi tapi belum ada balasan nampakknya..haha

      Hapus
    2. Maaf mas lupa balas soalnya sibuk balas di artikel terbaru, maaf ya.

      Alhamdulillah polisi Jogja baik hati kang, jadi cuma dibantuin dorong saja ke kantor polisi ya kang, ngga ditilang??

      Kalo ditilang, mbaknya yang nabrak saja yang disuruh bayar.

      Hapus
    3. Hehe..iya gak apa, Mas..

      Iya baik, kala di jabar pasti gak gitu, dulu pernah ketilang juga langsung di todong. Kalau pengen cepet segini bayarnya..haha

      Iya harusnya sih, waktu itu si mbaknya juga yang luka-luka sih, Mas..

      Hapus
    4. Waduh pungli itu namanya, tapi disini juga ngga beda jauh sih, kalo mau beres bayar segini.

      Kasihan juga ya mbaknya sampai luka, anterin ke rumah kang, terus ditanya udah punya pacar belum? 不

      Hapus
  26. hahahahaha, bisaaaa aja hayalan tingkat dewanya nih, saya jadi ingat film apa sih judulnya, itu tuh siput yang kena percikan apa gitu, sampai dia bisa jadi pembalap.

    Mirip ini juga ceritanya ya, mana ada siput jadi pembalap :D

    Lagian, sekarang orang jualan cilok pakai motor baru loh, cuman memang ga ada yang pakai motor Nmax ya hahahaha.

    Btw, saya jadi keingat masa lalu dong, dulu saya sering dibonceng naik motor Astrea gini, generasi tuwah aka senior pasti pernah rasain pacaran naik astrea :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Film apa ya? Saya lupa namanya, apa mungkin film Spongebob ya mbak.

      Sekarang tukang cilok ngga mau kalah ya, tapi disini masih ada kok orang jualan pakai motor Astrea biarpun sudah jarang, irit soalnya.

      Wah, mbak Rey mah pengalamannya segudang, naik Astrea udah, naik Fortuner juga udah, mantap.

      Hapus
    2. Aku tau tuh kartun animasi siput yang balapan ma pembalap, judulnya turbo, siputnya kepunyaan 2 bersaudara asal mexico penjual snack taco, bagus tuh animasinya

      Hapus
    3. Oh judulnya Turbo ya mbak, coba ah cari di YouTube barang kali ada, buat nonton sama anak.

      Hapus
  27. Waaa Legendaaa.

    Mas Agus, bisikin dong bengkelnya Toni Stark di mana? Mau bawa motorku buat servis di sana, hahaha.

    Toni Stark ga ditawarin pete ama jengkol?

    Gimana motornya abis dimodif ama Mas Toni? :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waduh, bengkelnya cukup dekat kok mbak, ada di negeri wakanda. Silahkan kesana mbak, bebas visa kok.

      Muotooornya jadi mantap puol, sekarang gas dikit saja nih sudah lari kenceng, saking kenceng nya sampai baju ikut sobek.

      Hapus
  28. Endingnya lucu ini ceritanya. Aku ketawa dulu ya. Wkwkwkwk.


    Saat ini di kampungku sudah langka sekali yang punya motor Astrea. Kalau dulu sih masih lumayan banyak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah kalo bisa bikin ketawa mbak.

      Iya, motor Astrea memang sudah makin langka, harus dilestarikan agar tidak punah.

      Hapus
  29. astrea ini legend banget, motor yang bisa melibas segala kondisi jalan
    sampe sekarang masih ada tetangga aku motor kayak gini

    BalasHapus